Freelance : You, in My Head

Standar

in my head

AUTHOR : PARIS FLEURDELISE

“Hi, Eun Kyo~ya,”

Eun Kyo duduk sambil menyilangkan lengannya, matanya nanar menatap sesuatu yang tidak ingin dilihatnya. Kalimat penuh keraguan terus menerus berputar dalam kepalanya.

Bagaimana bisa?

Bagaimana bisa?

“Tentu saja bisa karena aku di sini,”

EunKyo menggeleng sambil mendesah putus asa, “Jeball,”

Dia tahu dia memang seorang pemimpi, naïf dan polos. Dia selalu percaya hal-hal mustahil dan konyol. Dia mempercayai bahwa ada malaikat bersayap putih yang selalu datang padanya, merapikan pikiran gilanya. Dia juga percaya malaikat itu selalu menatapnya…

Namun haruskah dia juga mempercayai apa yang dilihatnya saat ini, melihat laki-laki masa kecilnya yang sudah beranjak dewasa dan matang?

Laki-laki yang selalu menjadi cinta pertama dan mungkin selama hidupnya?

Ataukah itu hanya sekedar ilusi semata karena kekalutan pikirannya?

Park Jungsoo, nyatakah dirimu?

Bahkan hatinya pun tak kunjung berhenti berbisik.

“Aku nyata, Park EunKyo,”

Laki-laki itu beringsut maju mendekati EunKyo. Menundukkan wajahnya tepat di depan wajah perempuan itu. Mendengus kesal, Eun Kyo mengalihkan wajahnya. Mencoba mengingat kembali benarkah itu rupa teman masa kecilnya?

Seharusnya dia tidak berupa…belasan tahun berlalu, hanya rupa seorang anak ingusan yang terpatri dalam kepala EunKyo. Lalu kenapa sekarang ada seorang laki-laki berwajah bak malaikat berdiri di depannya?

“Kau menyukai seni teater?”

Tanpa EunKyo sadari, Jungsoo sudah berjalan mengelilingi kamarnya. Tangannya sibuk membuka draft-draft dialog pementasan Eun Kyo.

Jika memang kau adalah yang berada di kepalaku, seharusnya kau tahu bahwa teater adalah segalanya bagiku setelah dirimu. Kau mengenalkanku pada dunia itu kemudian pergi begitu saja. Dasar laki-laki bodoh!

Ingin Eun Kyo mengumpat keras namun tenggorokannya kelu dan tercekat. Sebaliknya, dia menggeleng dan menggumam mengiyakan ucapan Jungsoo.

“Kau tidak pernah menyangka aku bisa keluar, bukan? Aku bosan selalu kau kurung dalam kepalamu. Aku ingin melihatmu yang kini sudah menjelma menjadi wanita dewasa. Wanita yang selalu tersenyum manis namun tega mengurung seorang laki-laki yang dicintainya di kepalanya,”

“Kau salah, Park Jungsoo. Aku tidak pernah mengurungmu. Aku hanya mengendalikan pikiran dan diriku agar tidak berbuat konyol,”

“Egois…Kau sudah menyekapku selama bertahun-tahun, Kyo-ya?”

Aku mencintaimu, Jungsoo-ya. Bagaimana bisa aku mengatakannya padamu? Aku selalu memikirkanmu sejak dulu, sejak kau berhasil mengajakku membolos untuk pertama kalinya. Kemudian kau pergi, bagaimana bisa kukatakan bahwa aku sangat kehilanganmu? Aku mati tanpamu…

Bagaimana bisa kukatakan padamu bahwa wajahmu semakin lama semakin memudar seiring berjalannya waktu?

Saat aku mulai belajar melupakanmu, tiba-tiba kau muncul. Kini aku takut… Aku takut dengan perasaanku padamu…

Bagaimana bisa aku mengatakan padamu bahwa sebentar lagi aku akan menikah namun kepalaku selalu memikirkanmu?

Tidak seharusnya kau datang sekarang atau untuk selamanya. Seharusnya kau hanya ada dalam kepalaku.

“Aku bosan terus-menerus dalam kepalamu,” ucap Jungsoo pelan seakan bisa menangkap arti tatapan nanar Eun Kyo. Tatapan yang sedari tadi selalu menghindari matanya.

Karena jika sekali Eun Kyo menatap mata itu, sebuah keputusan yang sudah dia pikirkan matang-matang akan sia-sia begitu saja. Eun Kyo tidak mau itu terjadi. Kebahagiaan dan kehormatan keluarganya dipertaruhkan akan keputusannya tersebut.

“Bukankah selain diriku, kau juga memikirkan hal lain? Tentang apakah aku juga mencintaimu atau tentang apakah aku tidak mencintaimu?”

“Kau salah! Aku tidak pernah peduli dengan itu semua. Perasaanmu padaku sudah bukan hal yang penting untukku,”

“Benarkah?! Dasar keras kepala!”

Jeball! Berhenti bersikap seolah kau tahu tentangku!”

“Aku ingin memelukmu,”

Eun Kyo tersenyum miris, tubuhnya menggigil serasa terhantam sepi dan sunyi. Dia bangkit membelakangi Jungsoo dan akhirnya mendesah pelan, “Aku juga…tapi itu tidak mungkin, Jungsoo-ya,”

Aku hanya ingin mengucapkan selamat malam untukmu dan memintamu kembali ke kepalaku. Di sanalah seharusnya kau hidup Park Jungsoo. Walau aku tidak yakin, apakah semua akan berjalan baik jika kau tetap di kepalaku. Namun aku pun tak kuasa untuk mengusirmu pergi dari sana. Itu tak ada bedanya dengan mengakhiri hidupku.

“Boleh aku melihat laptopmu? Aku tahu kau selalu menuangkan perasaanmu untukku dalam sebuah cerita. Biarkan aku membacanya?”

Eun Kyo mengepalkan kedua tangannya erat, memberanikan diri menatap Jungsoo dan memberikan tatapan jengahnya.

“Tidak akan kubiarkan kau melihat laptopku,”

Mendecak kesal, Jungsoo kembali duduk membalas tatapan mata Eun Kyo. Sebisa mungkin menahan dirinya, EunKyo berbisik kecil.

“Pergilah, Park Jungsoo,”

“Ucapan selamat tinggal untukku?”

“Tidak akan ada ucapan selamat tinggal karena kau akan selalu ada dalam kepalaku,”

“Kalau begitu setidaknya berikan akhir yang bahagia dalam setiap cerita yang kau buat,”

“Aku selalu melakukannya walau proses untuk menuju kebahagiaan itu penuh dengan air mata…tapi bukankah itu adalah sebuah kehidupan?”

“Oke…aku percaya padamu,” ucap Jungsoo berjalan pelan menuju balkon terbuka kamar EunKyo. Sesaat, dia menghentikan langkah kembali menoleh pada EunKyo. Tersenyum manis memamerkan lesung pipinya.

“Bye…Park Eun Kyo,”

Seiring ucapan itu terlontar, seiring itu pula tubuh Jungsoo memudar kemudian menghilang sama sekali. Hati Eun Kyo mencelos, matanya sama sekali tidak mengalihkan tatapan dimana Jungsoo menghilang.

Sampai sebuah ketukan di pintu kamarnya mengagetkan dirinya. Saat kepala dia menoleh, ibunya sudah muncul di ambang pintu.

“Sayang, semua sudah menunggumu di bawah,”

Mengangguk pelan, Eun Kyo bangkit berdiri siap menyambut takdir baru kehidupannya. Hari ini adalah hari dimana dia akan bertemu dengan laki-laki yang sudah dijodohkan untuknya. Laki-laki yang dipilih oleh kedua orang tuanya. Laki-laki yang mungkin akan menjadi suaminya kelak. Karena setelah malam ini… entah kapan bisa dipastikan akan ada sebuah pernikahan.

Menundukkan kepala gusar, Eun Kyo kembali menoleh ke arah balkon. Menatap pilu sudut dimana Jungsoo menghilang.

“Sayang, ada apa?”

EunKyo menggeleng pelan, menjawab ibunya.

Menghembuskan nafas pelan, dia mengulas senyum tipis dan berusaha menyakinkan hatinya.

 Dia ada di kepalaku dan tidak akan pernah pergi.

Tangannya perlahan menutup pintu kamarnya sampai sudut itu tak lagi terlihat. Dia mulai melangkah menyusul ibunya dan yang lain di lantai bawah.

“Akhirnya yang kita tunggu sudah datang,”

Eun Kyo tersenyum mendengar ucapan ayahnya kemudian mengedarkan mata ke sekeliling bermaksud menyapa yang lain. Namun belum sempat sapaan itu keluar, matanya sudah membelalak sempurna saat menatap satu objek yang tidak asing untuknya.

“Park Jungsoo,” desisnya penuh kekagetan sekaligus tidak percaya.

Laki-laki itu tersenyum…dan berlesung pipi. Satu kenyataan yang membuat Eun Kyo semakin menggigil. Mengabaikan keterkejutan Eun Kyo, laki-laki itu beranjak berdiri mendekat kemudian mengulurkan tangannya.

“Aku bahagia kau masih mengenaliku, Kyo~ya. Semoga kau tidak keberatan dengan perjodohan ini,”

“Kau nyata?”

Jungsoo tergelak pelan sambil menarik EunKyo dalam pelukannya. Tidak peduli dengan para orang tua yang tengah menatap mereka.

“Tentu saja, senyata perasaanku padamu. Aku merindukanmu…Saranghae, Park EunKyo,”

–Selesai—

>><<

Anneyong, eon…*nyengir manis *gubrak

Ini FF yang pernah aku janjikan untuk eonnie *pun kalo eonnie masih inget aku😀

Kalau nggak salah, dulu aku bilangnya mau ikutan kuis yang ada di sini kan ya…

Tapi sampai kuis itu kelar, akunya nggak ngirim-ngirim cerita😀 sempetnya baru sekarang, mumpung si eoonie juga buka buat author freelance.

Ini FF bisa dibilang gaje, melenceng jauh dari TeuKyo itu sendiri tapi bagaimana lagi…project FF buat TeuKyo udah terpatri di kepala kayak si Jungsoo di kepala EunKyo. Jadi mau nggak mau tetep harus di buat, walaupun gaje, lama pula nongolnya…

Semoga nggak ada yang bingung ya sama FF ini. Pokoknya, inti dari FF ini adalah dream come true.

Anyway…silakan dikomentari, eon :D

Vikos Say : kyaaaaaaaaaaaa mimpi apa aku semalam? Eoh? Saya dapat FF dari Author favorit saya! Gemeteran tau aku ampe berenti kerja dan temen aku ngakak liat aku siyok banget! Aku, ngerti ko jalan ceritanya, tapi sedikit baboh juga si, tapi sebelumnya pernah baca yang fantasy begini, jadi udah ga terlalu bingung. Ini seperti fika, pas mau ending baru jadi eun kyo, dia itu selalu ada di dalam otak aku, itu fika banget!! Diam-diam yah Paris yah… *Pede masa* tapi sepertinya kamu menyimak beberapa point dari sayah… Sayang…. makasih yah… aku aku aku sangat berterima kasih… sempet ngirim WA k kamu, tapi, emak! Saya salah alamat! Itu adenya masa!!! Ok lah, kaga apa-apa. Kapan-kapan nanti mau lagi dapat sms dari kamu, bilang, Onnie, aku ngirim lagi, okeh, itu harapan gila saya, terima kasih sayang… muah muah!

Nangis masa! nado saranghae Oppa!

24 responses »

  1. Uyeee!
    Sy selalu suka dgn tokoh yg bermain antara khayalan dan realita. Tarik ulur perasaannya dpet bnget. Diksinya sy sukaaa. Okeh sy memang pecinta diksi dan kalimat bersayap kyk di ficlet ini.
    Ah, manis.

    Bagian2 awal t jg aku bnget eon. Tp isi kepalaku bukan Teuk, tapi Nemo Mokpo. Dan gk melulu mikirin dia sih. Aku pikirin ksehatan aku dl, br mikirin dia. Gk kyk fika eon noh. Mikirin Teuk mulu.

    Uyeee! Keren ih Paris.

  2. OMO…emaaaakkk…senengnya yah kl bisa ngalamin gtu…awalnya hanya berupa bayangan2 tak kasat mata yg berusaha selalu mengusik kehidupan di dunia nyata…tp kemudian hal itu jdi nyata…
    Emaaaakkk…sayah mau ngayal Minho terus ah…siapa tau entar tb2 sayah dijodohin sama Minho…*plak*
    Emaaaakkk…sayah mau Minhoooo…Minho ajah pokoknya…sayah mulai NiNa Baboh…
    Kyaaaa…pokoknya sayah mau Minho…*sayah gila* *brb k RSJ*

  3. hwaaaaa…. fantasy yg begini saya suka, walau otak saya tidak memadai tp saya ngerti jln cerita’a! *duagh

    aduuhh… kira2 saya bisa ngayal kya gitu kga ya? khayalan yg jd k’nyataan, asik bgt pan! *plakplok

    kira2 Jung Soo oppa ngayal kya Kyo eon jg kga ya?
    bayangan Kyo eon menghantui jg gitu! *plak
    otak saya nista masa! -___-
    uyyyeeee…. saya suka epep’a!

  4. Ini author yang punya blog tetangga kan? Saya juga sangat suka dengan tulisan author.

    Aaaaaaaaaa, mimpi jadi nyata gitu? Selama ini eun kyo cuma ngayalin jungsoo, eh malah jadi kenyataan. Sweet abis. Jangan-jangan emang jungsoo yang minta dijodohin sama eunkyo.

    Aku suka ceritanya.

  5. aigoo
    dari mimpi menjadi nyata*gubragggg
    huaaaaaaaa maniss bangeeettt eonn,, singkat tapi bermakna*Plakkk
    kereeennnnnnnnn
    huaaaaa*tereakk GAJE

  6. Parisfleurdelise juga salah satu penulis favorite aku oenn , ternyata sama oenni juga mengenal parisfleurdelise hehe aku suka berkunjung ke blognya baca ffnya yunho *selingkuhdarioppajungsoo hahahaa waaah kalau aku kaya enkyo di ff ini aku udh jungkir balik ga berenti dan kayanya aku baru bisa bilang kalau hidup itu adi hahahahahaa aku tunggu ff lainnya ya oennideul🙂 oenni fika dan oenni paris *bighug

  7. pertama baca, tebakanku tak sangkaa jung soo ntu sebangsa makhluk halus #digeplakelf😀 gitu alias khayalan eunkyo ternyata pada akhirnya jadi real dan yg buat saia sepekeles, jong soo langsung nikahin eunkyo

    terkadang sia masih bingung klo baca yg fantasy fantasy kayak gini #mendadaklemot

  8. Mirip ma crt ruwetx Yoon Bi yah?*lirik feb unn
    tp cz dh bc yg ntu jd yg nie gmpng masuk ke otak saia yg seiprit ini!*plak
    Kereeen!
    ande aj crt gt ad didunia nyata yah?
    q mw tiap dtik mkrn Kyu dah!buahahaha
    *NiNa lg pan saia

    • Cerita ruwet? *lirik tajem*
      Crita eon mah lmpat2 kyk pampir Mey. maju mundur.
      Ini lebih bs di pahami.

      Mikirin Kyu? kasian Kyu. -_-

  9. Bagus and keren ffnya..singkat padat dan mengena bagi readernya…
    Kapan ya aq bisa seperti kyo yg mengalami dreams come true…menghayal trs kerjaannya!plakk…

  10. sweet…😀

    singkat, padat n jelas…
    tp msh pgn sequel #mnta dtampol…

    keren ya, apa yg ada d kepala Kyo bisa divisualisasikan… Ina juga mau…🙂

    annyeong Fleurdelise oen…
    senang rasanya bisa mbaca karya oen lagi…

    Fika Oen, smlm mimpi apa ?

  11. oke, ini sweeeeet banget! berharap banget jadi eunkyo, bisa ketemu malaikat kkk~
    tapi eon kok aku ngerasa kalo jungsoo yg ada dipikiran eunkyo yang tiba2 nongol di kamar itu beneran nyata ya. dia loncat ke balkon kamar eunkyo gitu ceritanya. iya engga sih eon? hahaha *so tau* *abaikan*
    pokoknya aku sukaaa~

  12. dream come true…!!andaikan bnar trjadi…
    kata2na q suka baannggettt…
    ”Aku tahu kau selalu menuangkan perasaanmu untukku dalam sebuah cerita!!wkt bca ini ngrasa ngambil krakter onnie fika!!hihihihi..
    aaa…aaa…baagguuss…singkat tp mendalem.
    mw lagi..lagi..lagi..!!!

  13. alamak….. enak bgt jadi EunKyo td cuma bayangan… Sekarang jd kenyataan…

    Jadi pengen….
    Coba aku bisa gitu sama bang wook aduhduhduh… Indahnya dunia ini kkk…

    Keren keren..😀

  14. Ciee ciee seneng tuh di bikinin ff sm author favoritenya. Aku juga pasti seneng bgt kalo di bikinin ff sm kak vika atau sm paris juga boleh/plakkplokk

    aduh pas baca depannya udah horor aja bawaannya, mane posternya begitu, terus pas pov jungsoo beda warna, kirain ngomong sama hantu atau yg paling ga ngenakin jungsoo nya meninggal *hidih amit2*

    simple, so sweet nya dapet, padahal pendek pisan, apalagi dialog sm jungsoo nyata(?) dikit pisan kak/ade paris. Besok bikin2 lagi tuh sekalian duetin teukyo sm OC punya mu dan jung yunho tentunya. Ehehe, bisa kali ya kapan2😀

  15. Daebaaaak!!!!!
    Aku g bisa ngasih comment apa2…
    #lagisibuk Doa dalem hati moga2 Cho Kyu bakal nongol depan aku kek onoh….

    *pingsan*

  16. kyaa… pas maen kesini, ternyata aku baca authornya paris >< salah satu author favoritku juga.. inget aku kan mba paris? *kedip2* *sok kenal*
    ceritanya selalu membawa penasaran gak kerasa udah abis :p
    yang aku tangkep mungkin disini mereka temenan dari kecil terus pisah terus eunkyo nyiptain imajinasinya sendiri dengan jungsoo jadi ngerasa gak jauh, pas lagi saatnya eunkyo sudah mulai lelah dan mengakhiri karna dijodohin eh kebetulan itu jungsoo beneran, begitu bukan sie?hihi…

  17. Omo,,, so sweet bgt ni ff walaupun pendek. Heehee.. Seneng bgt y klo hal seperti itu terjadi, apa yg qta inginkan yg slalu d pikiran qta jd kenyataan.. Jd mau..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s