TeuKyo Couple : Let This Die (Part 1)

Standar

lethisdie-x2

Televisi masih menyala, pembawa berita malam masih terus mengoceh dan menyampaikan beberapa ulangan berita hangat tadi pagi. Seorang lelaki tua duduk di sebuah kursi santainya. Dia duduk menunggui seseorang ditemani suara televisi yang berisik. Sudah jam 12 malam tapi orang yang dia tunggu tak kunjung datang. Dia bangkit dan berjalan menuju sebuah foto besar yang terpajang di dinding, foto mendiang istrinya yang sangat dicintainya.

“Aku gagal. Aku telah gagal.”

Air mata hampir saja keluar dari pelupuk matanya, namun ia tahan. Meski istrinya telah tiada, dia masih ingat hal yang paling dibenci istrinya, menangis. Seolah mendiang istrinya akan melihatnya menangis, maka dia memilih untuk memalingkan wajahnya lalu mengusap airmata yang sudah terlanjur di produksi kantung matanya.

“Kau sudah pulang?”

Tanpa menoleh dia sudah tau bahwa yang datang itu adalah putri semata wayangnya. Dari derap langkahnya, dia bisa mengenalinya. Bukan suara pembantu, langkah terburu-buru itu pasti suara langkah putrinya.

“Appa, kau belum tidur?”

Seorang gadis tinggi semampai memandangi lelaki tua yang sedang berdiri sambil bersidekap di depan sebuah foto besar. Foto Eommanya. Hal itu sering kali terjadi jika dia terlambat pulang. Appanya akan menungguinya di depan foto ibunya. Tidak jarang Appanya bercerita di depan foto itu  mengeluh tentang kelakuannya.

“Eun Kyo~ya. Appa ingin bicara.”

Tuan Park Jae Sung, orang tua dari gadis itu, Park Eun Kyo, berbalik dan menatap anaknya. Beliau berdiri dengan tegap dan terlihat serius.

“Nde? Appa, mau bicara denganku?”

Dari raut wajahnya, Eun Kyo bisa mengetahui, Appanya habis menangis dan mungkin saja mengeluh pada ibunya, seolah ibunya akan mendengar dan menjawab keluhannya. Tapi kali ini Eun Kyo sedikit heran, tidak biasanya Appanya bersikap seperti ini. Tatapan itu, tatapan sendu itu tidak seperti biasanya. Karena biasanya dia akan menerima rentetan pertanyaan tentang keterlambatannya pulang ke rumah. Meski hal itu, terlambat pulang, sudah sering terjadi, tapi, pertanyaan yang dia dapatkan hampir selalu sama. Tapi kali ini berbeda, dan hal itu membuatnya sedikit was-was. Karena dia sudah menyiapkan jawabn dari pertanyaan biasa.

Tuan Park menggandeng putrinya ke meja makan dan menarik kursi untuk Eun Kyo duduk. Eun Kyo masih bingung, masih bertanya-tanya. Tak berani menerka apa yang akan dibicarakan Appanya. Dia menuruti kemauan Appanya dengan duduk manis, saling berhadapan.

“Appa ingin minta tolong padamu.” Ujar Tuan Park. Nadanya terdengar dingin dan seolah memang sedang kesulitam dan butuh pertolongan.

Eun Kyo yang mendengar hal itu tiba-tiba menjadi cemas, Appanya benar-benar tidak pernah seperti ini. Meski mereka tidak sering berbicara, dan tidak seintim hubungan Appa dan anak, tapi Eun Kyo tau Appanya sangat mencintainya. Tapi untuk meminta pertolongan, baru kali ini ia menghadapinya.

“Nde?”

Eun Kyo menunjukkan raut wajah bingung. Dikesampingkannya rasa mengantuk dan tubuh lelahnya, karena dia merasa Appanya memang sedang dalam masalah. Jika tidak wajahnya tidak akan seperti ini. Memohon dan menatapnya dengan sendu.

“Aku ingin kau menikah.” Ujar Tuan Park pelan.

Eun Kyo tersentak. Dia menarik tubuhnya dan bersandar di kursi, hampir saja tawanya pecah. Lelucon apa ini? Tanya Eun Kyo dalam hati. Appanya tidak pernah menanyakan ini sebelumnya, dan Eun Kyo sama sekali tidak menyiapkan jawaban untuk permintaan ini. Kenapa tiba-tiba Appanya memintanya menikah, sedang dia sama sekali tidak punya calon. Tapi dia urung melakukannya, karena dilihatnya Appanya benar-benar serius dengan ucapannya.

“Appa…”

Setelah lama terdiam, Eun Kyo akhirnya bisa mengeluarkan sepatah kata. Tuan Park menatap putrinya. Dia mengerti akan keterkejutan putrinya, tapi dia tidak punya pilihan lain.

“Aku tau kau pasti keberatan. Tapi aku mohon Eun Kyo~ya. Aku tidak tau lagi harus berbuat apa. Ini demi Eommamu.” Ujar Tuan Park menunduk.

Dia tau putrinya mungkin, bukan mungkin, tapi pasti menolak permintaannya. Karena dia sangat hapal, putrinya yang sudah dewasa itu benci diatur.

“Aku tidak bercanda. Ini demi perusahaan.” Lanjut Tuan Park dengan mengangkat kepalanya dan menatap putrinya sedih.

Dia benar-benar tidak tau lagi harus berbuat apa. Satu-satunya cara untuk menyelamatkan perusahaannya adalah proses akuisisi. Dia sudah mengadakan rapat dengan beberapa pemegang saham minoritas di perusahaannya. Dan hasilnya, 70% pemegang saham menyetujuinya. Ketimbang mereka harus menerima kerugian yang besar. Dan Tuan Park memilih sahabat lamanya untuk meng-akuisisi perusahannya. Dan sahabat lamanya meminta Eun Kyo untuk menjadi menantunya, sebelum dia menyetujuinya.

Kedua keluarga itu sangat akrab dulunya, sebelum istri Tuan Park meninggal dunia, dan saat itu Eun Kyo masih berumur 10 tahun. Tuan Park larut dalam kesedihan beberapa tahun dan hubungan kedua keluarga itu merenggang. Dengan dengan alasan mempererat hubungan yang dulunya renggang, maka Park Sang Jun, sahabatnya tersebut ingin meminang Eun Kyo sebagai menantunya. Dia takut hubungan ini kembali merenggang.

Eun Kyo memandangi Appanya dengan lekat. Dia tidak pernah melihat Appanya serapuh ini, mungkin karena Perusahaan itu mempunyai banyak kenangan mengenai Eommanya. Karena mereka membangunnya bersama. Tapi Eun Kyo juga memiliki akal sehat, tidak mungkin dia menerima orang lain begitu saja sebagai suaminya tanpa mengenalnya terlebih dahulu.

“Park Jung Soo, dia yang akan menikah denganmu.”

Mendengar nama itu, Eun Kyo langsung tersentak. Dia masih ingat lelaki itu, temannya sejak kecil. Mereka sering bertamasya bersama, dan mencari serangga bersama. Eun Kyo tersenyum dalam hati. Ada kerinduan yang tiba-tiba menyelimutinya. Perasaannya menjadi hangat, mulai terbayang bagaimana rupa lelaki itu saat sekarang. Sangat jauh berbeda, sekarang lelaki itu sudah menjadi sosok dewasa yang sangat menarik.

“Aku tidak akan menyerahkanmu pada orang tidak aku kenal, Park Eun Kyo. Aku harap kau menyetujuinya.” Tuan Park bangkit dari duduknya dan menghampiri Eun Kyo. “Sudah malam, ayo kita tidur.”

***

“Eomma dan Appa ingin bicara padamu.”

Park Jung Soo baru saja menapaki rumahnya dan sudah disambut dengan wajah tegang kedua orang tuanya. Ia pikir, masalahnya pasti akan sama. Nasehat tentang hubungannya dengan Kim Yeon Su, seorang model terkenal, dan kedua orang tuanya tidak menyukai gadis pilihannya itu.

“Jika itu tentang Yeon Su, maka akan sia-sia saja.” Jawab Jung Soo dingin.

Nyonya Park mendengus kesal, dia tau anaknya yang keras kepala ini sangat sulit dinasehati. Dia menatap suaminya, seolah mengatakan, bahwa akan sulit membujuk anaknya. Bukan hanya karena ingin mempererat kembali dua hubungan keluarga yang sempat renggang, tapi Nyonya Park mempunyai beberapa alasan menikahkan putranya dengan Eun Kyo. Salah satunya adalah memisahkan Jung Soo dari seorang model yang kini menjadi kekasih anaknya, Kim Yeon Su. Naluri wanitanya sangat tidak menyukai gadis itu. Dan mengenai Eun Kyo, meski memang juga tidak terlalu mengenal gadis yang dulunya sudah dianggapnya seperti anak sendiri itu, setidaknya dia tau gadis itu dibesarkan oleh siapa. Dan dia mempercayai orang itu.

“Duduk dan dengarkan kami.”

Jung Soo mau tidak mau menuruti keinginan Eommanya. Dengan langkah gontai dia berjalan menuju kursi dan duduk dengan malas, tanpa menatap kedua orang tuanya.

“Kami ingin kau menikah.” Suara Park Sang Jun, Appanya Jung Soo, kini terdengar tegas setelah sejak tadi terdiam.

Jung Soo langsung menoleh kepada Appanya. Dia sangat tidak percaya jika kedua orang tuanya akan memintanya menikah, sementara selama ini dia tau jika kedua orang tuanya itu tidak menyetujui pilihannya.

Melihat raut wajah Jung Soo yang berubah ceria, Nyonya Park langsung memotong keceriaan itu, “Dengan Park Eun Kyo.” ujarnya, membuat wajah Jung Soo seketika membeku.

Jung Soo masih ingat dengan gadis kecil temannya bermain dulu. Tapi hingga detik ini, dia tidak bisa membayangkan wajah gadis itu selain wajah 16 tahun yang lalu. Wajah gadis polos yang selalu memintanya menangkap serangga padahal dia sendiri takut dengan serangga.

“Aku hanya akan menikah dengan Kim Yeon Su, kalian suka atau tidak.”

Jung Soo bangkit dan berniat meninggalkan kedua orang tuanya. Tapi Eommanya menahannya.

“Aku hanya akan menerima Eun Kyo sebagai menantuku. Jika tidak aku akan meninggalkan kalian berdua.”

Nyonya Park bangkit dan mendahului langkah Jung Soo menuju ke kamarnya. Jung Soo terpaku, dan setelah itu dia membalik badannya dan menghadap Appanya.

“Eommamu tidak bisa dihentikan. Dia sama sepertimu, tapi jika kau masih ingin bersamanya, sebaiknya kau turuti keinginannya.” Park Sang Jun juga bangkit dari duduknya, tapi Jung Soo mencegahnya untuk beranjak.

“Kenapa kalian ingin aku menikah dengannya? Sebaik apa dia? Eoh?” ujar Jung Soo emosi.

Park Sang Jun memandangi putranya. Tersenyum dan membuat Jung Soo semakin kesal. “Wanita terkadang sulit dimengerti, dia punya intuisi sendiri yang tidak akan pernah kita mengerti.” Jawabnya.

Jung Soo meresapi perkataan Appanya dan berjalan menuju kamarnya di lantai atas. Dia merebahkan tubuhnya, pikirannya kalut. Diantara dua pilihan, Eommanya atau kekasih yang dia cintai. Jung Soo mengacak rambutnya sendiri, dia benar-benar kalut. Tidak mungkin dia mengkhianati Yeon Su begitu saja, dengan menikahi wanita yang tidak ia kenal. Tapi dia juga tidak bisa mengabaikan Eommanya. Sekalipun Eommanya keras kepala, dia tetap anaknya.

“Apa yang harus aku lakukan?”

Jung Soo tertidur tanpa melepas baju kantornya serta sepatunya. Tanpa dia sadari, Nyonya Park masuk ke dalam kamarnya dan melepaskan sepatunya serta jas yang ada di tubuhnya.

Wanita tua itu duduk di tepi tempat tidur sambil memandangi putranya. Dibelainay rambut Jung Soo dengan pelan, Jung Soo sempat menggeliat, tapi tidak terbangun. Beberapa lama dia terpaku memandanggi anaknya, darah dagingnya sendiri. Perlahan airmatanya jatuh membasahi kedua pipinya. Dia sangat cemas dengan keadaan anaknya akhir-akhir ini, padatnya jadwal pekerjaan dan melihat anak sedikit kurus dari biasanya membuatnya sedih.

“Aku hanya ingin kau hidup dengan baik, Jung Soo~ya. Aku ingin kau punya seseorang yang benar-benar bisa menjagamu dengan baik, dan aku tidak yakin dengan Kim Yeon Su. Jika kau berada di tangan Eun Kyo, meski aku sekarang tidak mengenalnya lagi, tapi setidaknya aku tau dia dididik oleh orang yang benar.”

Nyonnya Park menghapus airmatanya dan bangkit. Tapi tangannya di tahan oleh Jung Soo. Dia menolehkan kepalanya.

“Eomma..” panggil Jung Soo. Nyonya Park berbalik.

“Biarkan aku memikirkannya.” Sambungnya. Senyuman mengembang di wajah wanita tua itu setelah mendengar jawaban yang dia inginkan.

“Besok keluarga itu akan makan siang disini. Kau harus siap-siap.” Ujarnya seraya meninggalkan kamar Jung Soo.

***

Eun Kyo keluar dari kamarnya setelah berdandan seadanya di depan cermin. Dia pikir dia sudah gila telah menyetujui permintaan Appanya tentang pernikahan ini. Berbagai pertanyaan berkecamuk di benaknya, mulai dari apa yang harus dia lakukan dan katakan saat bertemu dengan Jung Soo nantinya, bukankah ini terlihat seperti dia yang melamar keluarga itu? Baginya itu sangat memalukan, mengingat dia juga meminta imbalan atas hubungan ini, menyelamatkan perusahaan Appanya yang diambang kehancuran. Bagi Appanya, hancurnya perusahaan itu sama saja membiarkan semua kenangan Eommanya menghilang begitu saja dari kehidupan mereka.

Eun Kyo terus diam, begitu juga dengan Tuan Park yang sedang menyetir. Supir mereka sudah mengundurkan diri seminggu yang lalu karena tidak bisa lagi menggajinya. Pikirannya terus melayang. Belum lagi kemungkinan bahwa Jung Soo tidak akan menerimanya dengan baik, mengingat mereka tidak lagi saling mengenal setelah 16 tahun terpisah.

Eun Kyo menghela nafas, mengambil udara banyak-banyak sebelum nantinya dia akan kehilangan oksigen saat berhadapan dengan keluarga yang selama ini pernah dekat dengannya.

“Mereka pasti akan menyukaimu. Mereka sendiri yang memintamu menjadi bagian dari keluarga mereka, bukan aku yang menawarkanmu.”

Mendengar perkataan Appanya, setidaknya pikiran tentang dia menyerahkan dirinya sebagai sesembahan berangsur lenyap dari pikirannya.

Beberapa menit di perjalanan, akhirnya mereka sampai di pekarangan sebuah rumah besar. Park Jae Sung memarkir mobilnya lalu turun dan membukakan pintu untuk putrinya.

Eun Kyo keluar dari mobil dan menggendeng tangan Appanya. Dia mengenakan baju terusan putih selutut dengan sepatu pantofel senada. Jantungnya berdetak kencang, hal ini jauh dari bayangannya selama ini. Dia selalu membayangkan akan dilamar dengan romantis dihadapan Appanya, bukan harapan yang muluk, dia hanya ingin ada lelaki yang melamarnya dan meminta dirinya pada Appanya di hadapannya sendiri. Itu saja. Tapi jika kejadiannya seperti ini, semua harapannya harus ia kubur dalam-dalam.

“A, aigoo… kalian sudah datang?” Nyonya park menyambut mereka dengan hangat. “Oppa, sudah lama kita tidak berjumpa. Eoh? Ini uri Eun Kyo~ya? Eoh? Omo… lebih cantik dari yang aku bayangkan.” Nyonya Park menyentuh dagu Eun Kyo.

“Annyeong haseyo, Ahjumma.” Eun Kyo membungkuk memberi hormat.

“Eo, jangan panggil aku Ahjumma, panggil aku Eomoni saja. Kajja, kita masuk.”

Nyonya Park menarik tangan Eun Kyo dan membawanya masuk. Park Sang Jun menyambut sahabat lamanya dengan pelukan hangat. Mereka tertawa bersama, menyalurkan kerinduan yang selama ini mereka pendam.

Jung Soo hanya mematung memandangi pemandangan yang ada di hadapannya. Kedua orang tuanya dan orang tua Eun Kyo seperti tidak menyadari kehadirannya dan Eun Kyo. Eun Kyo tidak kalah kaku dari Jung Soo, sejak tadi dia mematung memandangi Appanya.

“Ah, hampir lupa. Yeobo, ini Eun Kyo.” Nyonya Park memperkenalkan Eun Kyo pada suaminya. Park Sang Jun menoleh pada Eun Kyo.

“Annyeong haseyo.” Eun Kyo membungkuk.

Mereka berempat terlibat dalam pembicaraan hangat. Sementara Jung Soo hanya terdiam. Dia kalut menyembunyikan ponselnya yang sejak tadi bergetar, Yeon Su. Sebenarnya hari ini mereka ada janji. Jung Soo berjanji menemani Yeon Su pemotretan hari ini. Tapi dia tidak mengkonfirmasi membatalkannya karena dia tau, Yeon Su tidak ingin ada pembatalan disaat-saat mendekati hari H. Dan dia membiarkannya begitu saja, biarlah Yeon Su tidak mengetahui alasan sebenarnya. Karena jika dia mengetahuinya, Jung Soo tidak yakin bisa menghadapi amukan Yeon Su.

“Kalian berdua diam saja. Ayo bicara.” Nyonya Park memandangi Jung Soo dan calon menantunya yang hanya diam sejak tadi. “Atau kalian butuh privasi? Baiklah. Kami akan meninggalkanmu. Kajja, Yeobo.” Nyonya Park menarik suaminya untuk menjauh.

Sementara Park Jae Sung memandangi wajah putrinya dengan iba. Dia tau ini berat untuk Eun Kyo, tapi setidaknya itu tidak akan terlalu berat karena Eun Kyo memang belum mempunyai kekasih. Sebelum dia masuk kedalam, dia menatap pada Eun Kyo terlebih dahulu, memberikan tatapan permohonan padanya.

Eun Kyo dan Jung Soo terdiam beberapa menit. Tak ada yang memulai pembicaraan. Jung Soo merasa bingung untuk memulai darimana, karena hatinya sedang tidak disini, dia memikirkan pemotretan Yeon Su. Apakah akan berjalan lancar?

“Aku harap kau tidak menolak perjodohan ini.” Ujar Eun Kyo memecah kebisuan.

Jung Soo menoleh pada Eun Kyo. dia tidak percaya ternyata wanita yang ada dihadapannya ini begitu agresif. Dia tersenyum sinis pada Eun Kyo.

“Aku tidak menyangka kau seagresif ini. Ternyata kau tidak sepolos penampilanmu.” Ujar Jung Soo.

Eun Kyo menarik nafas. Dia tau perkataannya akan menimbulkan citra negatif terhadap dirinya, tapi dia tidak peduli. Yang dia pikirkan hanya bagaimana menyelamatkan perusahaan. Meski dia tidak ikut andil dalam perusahaan itu, tapi baginya perusahaan itu adalah nafas orang tuanya, dan dia tidak ingin kehilangan itu.

Eun Kyo memiliki sanggar teater yang dia kelola sejak lulus dari kuliah. Dia mengambil seni peran, tapi tidak ingin menjadi entertainer. Drama teater dan musikal baginya lebih mengasikkan dan menantang ketimbang berlakon di depan kamera. Meski penghasilannya jauh berbeda. Bukan uang tujuannya, tapi kesenangan.

“Aku tidak peduli kau mau beranggapan apa. Tapi perusahaan itu lebih berarti dari nyawa dan harga diriku.” Ujarnya melanjutkan.

“Jadi benar, kau memang melakukannya untuk uang.”

“Aku sudah bilang aku tidak peduli anggapanmu. Yang aku peduli hanya kau mau menikahiku. Dan Appamu bisa melakukan akuisisi terhadap perusahaan Appa.”

“Cih, bagaimana mungkin ada wanita sepertimu?” Jung Soo mulai emosi. Dia emosi karena tebakannya salah tentang wanita yang ada dihadapannya saat ini. Dia mengira Eun Kyo adalah wanita polos dan bisa diajak kompromi, tapi ternyata dia salah. Ada sedikit rasa kecewa akan kekeliruannya itu. Entah kecewa karena apa.

“Jika masalahmu adalah tentang kekasih yang sudah kau miliki. Bagiku itu tidak masalah. Kau boleh masih tetap berhubungan. Dan aku bersedia menyembunyikan pernikahan kita, untuk melindungi reputasimu di hadapan media. Agar kau bisa lebih sedikit bebas pergi bersama kekasihmu, asal, ada syaratnya, sembunyikan semua itu dari Appa.”

“Mwo? Ya.. wanita seperti apa dirimu? Sudah memohon tapi mengajukan syarat.” Ujar Jung Soo mengejek. Eun Kyo terlihat tidak peduli sama sekali. “Meskipun aku menolak, tapi itu tetap tidak akan bisa. Aku menerima lamaranmu, Nona. Tapi ada beberapa syarat. Aku boleh membawa wanitaku kemanapun, itu tentu saja, syarat pertama.”

“Tidak masalah, untuk itu kau harus menyembunyikannya dari Appaku.”

“Untuk hal itu aku juga tidak bodoh. Aku juga tidak ingin kehilangan orang tuaku.” Jawab Jung Soo.

“Yang kedua, kau harus membantuku untuk keluar dari rumah ini setelah kita menikah untuk memudahkan ruang gerak kita.”

“Tidak masalah.” Jawab Eun Kyo. “Kalau aku mampu.” Sambungnya. Perkataan Eun Kyo membuat Jung Soo sedikit membesarkan pupil matanya. “Masih ada lagi?” tanya Eun Kyo lagi.

“Kau tidak boleh mencampuri hubungan asmaraku.” Sambung Jung Soo menyebutkan beberapa syaratnya.

“Begitu juga sebaliknya.” Jawab Eun Kyo. Mendengar jawaban Eun Kyo yang terlihat seperti mendominasi keadaan membuatnya sedikit gusar.

“Kita akan bercerai jika dalam waktu 6 bulan kita tidak saling menyukai.” Lanjut Jung Soo.

“Kupastikan itu akan terjadi. Aku hanya berharap, keadaan perusahaanku akan stabil sebelum jatuh tempo itu.” Jawaban Eun Kyo benar-benar membuat Jung Soo sedikit emosi.

“Masalah berhubungan intim aku rasa juga penting. Jika ternyata aku menginginkannya, kau tidak boleh menolak.”

Syarat yang baru saja disebutkan Jung Soo tadi mampu membuat Eun Kyo kelimpungan tak mampu menjawab. Jung Soo merasa lega melihat wajah Eun Kyo yang sedikit pucat dan berubah pias.

“Mana bisa begitu?” jawab Eun Kyo pelan, dan hampir tidak terdengar. Jung Soo merasa puas melihat raut wajah Eun Kyo yang kini mulai terintimidasi dengan semua syarat-syaratnya.

“Kau terima atau tidak akan ada hubungan lebih lanjut.”

“Aku bersedia!” jawab Eun Kyo lantang. “Setidaknya jika kau menyentuhku, aku tercatat sebagai istrimu, bukan selingkuhanmu.” Lanjut Eun Kyo. jawaban itu seakan membuat langkah Jung Soo terhenti. Lama mereka terdiam, dan Jung Soo menyadari, wanita yang ada dihadapannya ini seperti apa.

“Baiklah kalau begitu.” Jung Soo mengakhiri pembicaraan mereka, dan mereka kembali terdiam. Tak ada kata yang keluar.

“Dari tadi ponselmu bergetar. Sebaiknay kau angkat saja. Tidak akan ada yang melarangmu.”

Disaat yang bersamaan. Ponsel Eun Kyo samar berbunyi. Eun Kyo memang tidak suka membiarkan ponselnya berisik saat berdering, jadi untuk menghindari itu, dia memasang volume paling minimal untuk membuatnya sadar bahwa ada orang yang menghubunginya, meski lebih banyak tidak sadar.

“Ponselmu juga berbunyi.” Jung Soo menunjuk tas Eun Kyo dengan dagunya.

“Ah, Ye. Jweosonghamnida. Aku mengangkatnya sebentar.”

“Yeobosyeo? Ne? Waeyo Ae Rin~a?” tanya Eun Kyo sambil melirik Jung Soo.

Jung Soo terlihat tidak peduli, meski dia juga sangat penasaran. Dia melihat raut wajah Eun Kyo berubah menjadi tegang.

“Nde, aku akan kesana sebentar lagi.” Jawab Eun Kyo cepat.

“Ada masalah?” tanya Jung Soo. Dia menggigit bibirnya dan memejamkan matanya begitu pertanyaan itu keluar dari mulutnya. Dia tidak menyangka pertanyaan bernada khawatir itu keluar dari mulutnya.

“Aku harus pergi. Temanku ada masalah. Tapi.. tapi bagaimana aku bisa keluar…” ujar Eun Kyo.

Tidak mungkin dia keluar begitu saja. Tapi dia benar-benar harus pergi sekarang juga. Kyuhyun, rekan kerjanya di teater masuk rumah sakit karena terjatuh. Dia tidak bisa membiarkannya begitu saja, mengingat Kyuhyun adalah partner terbaiknya diatas panggung.

“Mau aku antar?” tanya Jung Soo. Meski penawaran itu tidak dilakukannya secara gratis. Agar dia juga bisa keluar dan menemui Yeon Su. Menenangkannya, karena dia tau sekarang gadis itu pasti sedang mengamuk pada beberapa kru.

“Boleh?” tanya Eun Kyo ragu.

“Kenapa tidak?”

Jung Soo berjalan dan menemui kedua orang tuanya lalu berpamitan. Dengan alasan membawa Eun Kyo keluar dan lebih dekat, dia mampu melakukannya. Meski Eun Kyo sama sekali tidak menyentuh makanan yang sudah disiapkan. Mulai saat itu, dia menyadari seberapa besar Eun kyo telah mencuri hati Eommanya.

Setelah meninggalkan Eun Kyo di depan rumah sakit, Jung Soo lalu menginjak gas untuk melajukan mobilnya menuju tempat pemotretan. Setelah sampai, benar yang dia pikirkan. Yeon Su duduk dengan wajah cemberut. Jung Soo mendatanginya.

“Oppa… kenapa lama sekali? Eoh? Kenapa tidak menjawab telponku? Eoh?”

Yeon Su menghambur ke pelukan Jung Soo dengan manja. Para kru sudah biasa dengan keadaan seperti itu. Tak jarang mereka menghubungi Jung Soo untuk membujuk Yeon Su yang sedang merajuk untuk melakukan pekerjaannya. Karena hanya Jung Soo yang bisa menangani keadaan seperti ini.

“Aku ada urusan Yeon Su~ya.” Ujar Jung Soo sambil mengacak rambut Yeon Su. Yeon Su bergelayut manja di tangan Jung Soo.

“Sekarang lanjutkan pekerjaanmu. Kau membuat orang lain menunggumu.”

“Kau juga membuatku menungunggumu.” Jawab Yeon Su sambil cemberut.

“Ara, mianhada. Sekarang lanjutkan.”

“Oppa, kenapa hari libur seperti ini kau masih sibuk?” tanya Yeon Su.

“Nanti aku ceritakan. Kau kerja dulu.”

Yeon Su menuruti apa yag dikatakan Jung Soo. Dia kembali dengan pekerjaannya. Beberapa kru membungkuk padanya berterima kasih.

Sementara itu di tempat lain. Eun Kyo masih terengah setelah berlari di sepanjang koridor rumah sakit mencari ruangan tempat Kyuhyun di rawat. Setelah lama berlari, akhirnya dia menemukannya. Dia berdiam sejenak di depan pintu sebelum masuk. Mengatur nafasnya lalu membuka pintu.

Sudah ada beberapa orang di dalam sana. Ae Rin, Sungmin dan juga Donghae serta Ryeowook menemani Kyuhyun yang terbaring lemas di tempat tidur tapi masih bisa menyunggingkan senyum jahilnya melihat Eun Kyo yang penuh keringat.

“Kau habis berlari Noona?” tanya Kyuhyun sambil tertawa. Eun Kyo ingin sekali memukul kepala anak itu, tapi diurungkannya. Bagaimana mungkin Kyuhyun masih bisa menertawakannya sementara dia sendiri dalam keadaan seperti itu?

Kyuhyun memang sering kali membuat Eun Kyo gusar dengan tingkahnya yang acuh dan juga jahil. Hampir membuat Eun Kyo mendepaknya dari sanggar jika tidak mengingat Kyuhyun adalah salah satu aktor dan penyanyi terbaik yang dia miliki. Dan yang paling penting juga, Kyuhyun mau bertahan disisinya meski banyak tawaran rekaman yang mampir kepadanya.

“Kau, bagaimana bisa seperti ini? Eoh? Pasti kau tidak hati-hati!” ujar Eun Kyo dengan nada cemas yang tidak bisa dia sembunyikan.

“Ini hanya luka kecil Noona, mereka saja yang terlalu berlebihan membawaku kerumah sakit.”

Eun Kyo mendesis, bagaimana mungkin bisa baik-baik saja sementara kakinya sedang di gips dan tergantung di tiang tempat tidur. Hampir saja Eun Kyo memakinya jika tidak melihat keadaan kakinya.

“Dia tertimpa lighting Noona.” Jawab Ryeowook. Kyuhyun melirik Ryeowook dengan tajam, memprotes jawaban Ryeowook. Melihat Kyuhyun menatapnya tajam, Ryeowook segera bergeser ke samping Eun Kyo dan bersembunyi di baik tubuhnya meski memang tidak bisa benar-benar bersembunyi, karena Eun Kyo lebih pendek darinya.

“Dan latihan kita terhenti.” Ujar Donghae menimpali.

“Kau menyalahkanku?!” Kyunyun membalas sengit. “Salahkan Tae Hwa yang datang terlambat. Dia yang harusnya mengurus panggung!” lanjut Kyuhyun nyaring.

“Dan kau berlagak seperti pahlawan dengan menggantikan tugasnya!” teriak Ae Rin.

“Diam kau! Kau harus memanggilku Oppa, aku lebih tua darimu!” balas Kyuhyun tak kalah nyaring.

“Memangnya kau pernah memanggil Donghae Oppa dan Sungmin Oppa dengan sebutan ‘Hyung’? Sish! Seperti kau sopan saja pada yang lebih tua!”

“Sudag cukup!” Sungmin mencoba menghentikan perdebatan tidak penting mereka, terlebih lagi disaat seperti ini. Ae Rin mendengus kesal dan duduk di sofa.

“Onnie, kau kemana saja? Latihan tanpamu sangat payah.” Ujar Ae Rin.

Eun Kyo tak langsung menjawab, dia belum memikirkan jawaban itu sebelumnya, jawaban kenapa dia mangkir dari latihan hari ini. Tentang jawaban itu dia sama sekali belum ada persiapan. Donghae mengambil duduk disamping Ae Rin, menunggu jawaban Eun Kyo.

“Noona, kesini.” Kyuhyun memanggil Eun Kyo, menyelamatkannya sejenak dari tatapan Donghae dan Ae Rin. Sementara Sungmin dan Ryeowook sibuk memperhatikan Kyuhyun yang terlihat tidak peduli dengan keadaannya sendiri.

“Wae?”

“Noona, aku mau wine.

Mendengar itu mata Eun Kyo langsung melotot yang dijawab dengan gelegak tawa oleh Kyuhyun. Anak itu senang membuat Eun Kyo terlihat bodoh seperti itu. Baginya, ketimbang memperhatikan lakon Eun Kyo diatas panggung yang memang tidak bisa diabaikan. Tapi melihat reaksi spontan seperti itu baginya lebih memuaskan.

“Kau sudah diperiksa?” tanya Eun Kyo benar-benar khawatir.

“Eum, dia hanya perlu istirahat beberapa hari. Bedrest, setelah itu sepertinya kita hanya bisa memberinya peran yang tidak banyak bergerak.” Ujar Sungmin menjelaskan.

“Yak! Aku tidak mau peran utamaku diambil.” Protes Kyuhyun.

“Siapa suruh kau seperti itu!” teriak Ae Rin.

“Memangnya aku mau seperti ini? Eoh?! Dasar gadis menyebalkan!”

“Sudah cukup!” teriak Eun Kyo. Kyuhyun langsung terdiam. Dia memang jahil, tapi jika Eun Kyo sudah mengeluarkan teriakannya, ia tau, itu saatnya dia menghentikan kelakarnya.

“Aku bisa mengubah scriptnya, Eun Kyo~ya, agar kita bisa tetap memakai Kyuhyun sebagai cast utama.” Donghae berbisik di telinga Eun Kyo. Menulis naskah memang bagian Donghae, juga mearansemen ulang lagu yang akan mereka pakai dalam drama musikal.

“Itu bisa kita bicarakan nanti.” Jawab Eun Kyo pelan. Dia memegangi kaki Kyuhyun.

“Whoooaaaaaa, Noona, jangan disentuh! Sakit!” teriak Kyuhyun.

“Begitu kau bilang tidak apa-apa?!” Eun Kyo mengarahkan tatapan tajamnya lagi pada Kyuhyun, yang ditatap hanya tersenyum cuek.

“Kita bicara diluar Donghae~ya.”

Eun Kyo menarik Donghae untuk menjauh dan keluar dari kamar inap itu, namun sebelum dia keluar dia memperingati mereka ynag masih ada di dalam kamar satu persatu.

“Tidak ada keributan! Arasseo?! Kyuhyun, Ae Rin. Aku harap kalian bisa menjaga mulut kalian.”  Dia menunjuk mereka satu persatu. Ae rin menunjukkan wajah tidak suka. Kyuhyun hanya tersenyum, Ryeowook tidak peduli, karena sejak tadi dia sibuk dengan kotak makanannya. Dan Sungmin, bukan orang yang suka berdebat.

“Kau sudah makan?”

Donghae dan Eun Kyo berjalan berdampingan, namun dengan pikiran yang sama sekali berbeda. Donghae dengan pikiran script nya ynag harus di ubah, dan Eun Kyo tentang perjodohan yang terasa sangat konyol dan menjatuhkan harga dirinya itu.

“Belum makan.” Jawab Eun Kyo singkat.

“Kita makan kalau begitu.”

“Yang lain sudah makan?”

“Sudah.” Jawab Donghae.

Mereka terdiam beberapa saat hingga sampai di dalam kantin rumah sakit dan memilih meja mana yang akan mereka duduki.

“Kau mau makan apa?” tanya Donghae. Mereka duduk berhadapan. Sebenarnya Donghae sudah makan, tapi akan menemani Eun Kyo sambil membahas perubahan script yang akan mengiringi drama musikal mereka satu setengah bulan lagi.

“Aku bisa mengubahnya, kau jangan khawatir.”

Eun Kyo menatap Donghae. Dia pikir pasti sulit untuk Donghae mengubah bagian cerita Kyuhyun agar tidak terlalu banyak bergerak. Selain itu, sedikit banyaknya juga akan mengubah peran mereka yang terlibat di dalamnya.

“Kau tidak percaya padaku?” tanya Donghae.

“Oh, ani. Aku sangat percaya padamu. Donghae~ya, sebenarnya aku.. aish! Aku ragu apa aku harus menceritakannya padamu atau tidak.” Eun Kyo terlihat ragu-ragu. Membuat Donghae terkejut.

“Kenapa? Ada masalah?” tanya Donghae.

Sebelum menjawab, Eun Kyo terlebih dahulu menghela nafasnya. Dia masih ragu menceritakan masalahnya pada Donghae, namun akhirnya mulutnya mengatakannya.

“Aku, aku, mungkin sebentar lagi akan menikah!” ujar Eun Kyo membuka ceritanya. Donghae yang mendengar hal itu, langsung terpaku.

“Molla, itu jika mereka setuju.” Eun Kyo mengaduk minuman yang baru saja datang dan menyeruputnya. Setidaknya minuma melon membuatnya sedikit lebih tenang.

“Aku tidak mengerti maksudmu.” Ujar Donghae menjawab.

Eun Kyo mengalihkan matanya dari minumannya. Dia menatap mata Donghae, tergambar jelas kalau Donghae memang tidak mengerti pembicaraannya.

“Donghae~ya, aku, aku bingung. Perusahaan Appa sedang dalam masalah. Dan beliau tidak mau melepas Perusahaan itu, karena itu dirintis bersama Eomma. Kau mengerti kan maksudku? Dan ada yang bersedia meng-akuisisi Perusahaan Appa. Tapi…” Eun Kyo tidak melanjutkan ceritanya, karena pelayan menyela mereka dengan makanan.

“Gamsahamnida.” Eun Kyo berterima kasih sebelum pelayan itu menjauh.

“Teruskan ceritamu.” Desak Donghae yang sudah mulai mengerti.

“Tapi mereka memintaku untuk menjadi menantu mereka.” Jawab Eun Kyo pelan. Dia benar-benar bingung, tak seperti tadi saat dia menerima tawaran Jung Soo. Tidak sungguh-sungguh seyakin beberapa jam yang lalu.

“Lalu kau sudah menerimanya?” tanya Donghae menerka. Dia tau Eun Kyo tidak bisa menolak jika Appanya yang meminta. Eun Kyo mengangguk lemah. Donghae terdiam, rahangnya mengatup kuat. Dia tidak pernah melihat Eun Kyo seperti ini selama dia menjalin hubungan kerjasama beberapa tahun yang lalu. Eun Kyo terlihat rapuh dan kebingungan.

“Kau menyukainya?”

“Aku tidak punya pilihan lain.” Jawab Eun Kyo.

“Dan lelaki itu?”

“…”

Eun Kyo tidak menjawab. Dia ragu untuk mengatakan bahwa pernikahan itu sesuai dengan perjanjiannya dengan Jung Soo. Dia memilih diam, karena jika Donghae mengetahui itu, maka itu akan membuat citra buruk bagi Jung Soo. Park Eun Kyo, saat sekarang kau masih bisa memikirkan reputasi Jung Soo, jelas-jelas dia menganggapmu tidak punya harga diri, Eun Kyo membatin.

“Dia menyetujuinya.” Jawab Eun Kyo setengah berbohong. Karena Jung Soo belum benar-benar mengatakan bersedia.

Eun Kyo mulai memakan makanannya dan berusaha secepat mungkin menghabiskannnya dan kembali ke kamar Kyuhyun. Dia takut terjadi keributan lagi sepeninggalnya dia dari sana.

Sudah dua jam lebih Eun Kyo menunggui Jung Soo, namun lelaki itu tak kunjung menjemputnya. Dan sekarang, setelah Kyuhyun tertidur, dia benar-benar merasa kesepian dan bodoh menunggui lelaki itu. Mungkin saja dia sedang bersenang-senang dengan kekasihnya.

***

Jung Soo masih setia menemani Yeon Su dengan pemotretannya. Dia sama sekali melupakan Eun Kyo padahal sebelum dia berpamitan dengan Eun Kyo, dia sudah berjanji pada Eommanya untuk mengembalikan Eun Kyo dengan selamat hingga kembali ke rumah. Jung Soo melirik pesan dari Eommanya 15 menit yang lalu, memintanya pulang membawa Eun Kyo. dia tidak meghiraukannya, karena pikirnya Eun Kyo juga pasti masih senang bertemu dengan kekasihnya.

Jung Soo memandangi Yeon Su yang berpose dengan berbagai gaya di depan lensa. Terkadang dia melemparkan senyumannya pada Yeon Su untuk memberikan semangat pada gadis itu. Tapi dia langsung bangkit saat sesuatu yang besar di belakang Yeon Su hampir jatuh. Jung Soo berlari menghampiri Yeon Su, namun terlambat, benda itu sudah sukses menimpa Yeon Su.

Jung Soo tergesa-gesa membawa Yeon Su ke rumah sakit. Kepalanya mengeluarkan darah segar. Jung Soo terlihat panik dan melupakan Eun Kyo. dia menunggui Yeon Su yang sedang ditangani oleh para ahli di rumah sakit. Dia tidak menyadari sebenarnya beberapa jam yang lalu dia mengantar Eun Kyo kesini.

Kembali ponselnya bergetar. Sementara dia duduk di ruang tunggu, dia membuka isi pesan itu. Pesan dari Eommanya, yang memberikan nomer ponsel Eun Kyo, karena beberapa saat lalu Jung Soo memintanya dengan alasan Eun Kyo sedang bertemu temannya dan mereka terpisah.

“Anda keluarganya?”

Beberapa orang berpakaian hijau keluar dari ruangan gawat darurat dan menghampiri Jung Soo. Jung Soo langsung bangkit dan mengangguk.

“Nona Yeon Su sudah bisa dibawa ke ruangan, karena dia meminta untuk rawat inap. Sebenarnya jika mau Anda sudah bisa membawanya pulang. Lukanya tidak parah, hanya lua kecil, tapi memang dijahit, selebihnya tidak apa-apa. Banyak mengeluarkan darah karena lukanya di daerah kepala.” Jelas orang itu.

Jung Soo mengikuti beberapa perawat perempuan yang membawa Yeon Su ke ruagan rawat inap. Dia mengikutinya dalam diam, Yeon Su juga tidak mengatakan apa-apa. Setelah sampai di dalam kamar dan menemani Yeon Su sejenak, dia mengirim pesan ke nomor Eun Kyo, menanyakan dia sekarang ada dimana.

Saat beberapa teman Yeon Su datang berkunjung dan mengatakan bisa menggantikan Jung Soo untuk menjaga Yeon Su, Jung Soo bangkit.

“Kau mau kemana, Oppa?” tanya Yeon Su manja. Tujuannya untuk menginap di rumah sakit yang sangat ia benci ini memang untuk menahan Jung Soo.

“Aku harus pulang, Yeon Su~ya, Eomma sudah sejak tadi menelponku, dan tidak aku akan angkat.” Jawab Jung Soo.

“Tapi kan Ahjumma tidak tau kau denganku.” Protes Yeon Su tidak terima.

“Tapi jika aku terlalu lama meninggalkanya di rumah, dia akan segera tau, karena akhir pekan seperti ini adalah waktu bersamanya.” Kilah Jung Soo berbohong tentang lamaran dan pertemuan keluarga itu.

“Aish! Ahjumma memang menyebalkan!” Yeon Su merajuk dan membalik tubuhnya. Jung Soo hanya bisa menghela nafas. Tapi dia benar-benar tidak bisa berlama-lama disini. Dia keluar dari kamar dan matanya langsung tertuju pada nomor kamar yang ada di depan kamar Yeon Su. Kamar nomor 109. Persis seperti yang ada di pesannya.

Jung Soo melangkah menuju kamar yang ada di depannya. Mengetuk pintunya dengan pelan. Beberapa detik berdiri di depan kamar itu, akhirnya seseorang membukakan pintu untuknya. Dia terpaku, memang benar Eun Kyo ada di dalam kamar itu. Mereka sama-sama terdiam.

“Siapa Noona?” tanya Kyuhyun yang ternyata sudah terbangun.

“Ah? Eoh?” Eun Kyo bingung harus menjawab apa.

Jung Soo kemudian menerobos masuk dan melihat keadaan Kyuhyun yang sedikit menyedihkan, kaki yang di gips dan ada selang infus di tangannya.

“Siapa dia Noona?” tanya Kyuhyun heran. Dia tidak mengenalnya, dan selama ini Eun Kyo tidak pernah terlihat kenal dengan lelaki manapun selain krunya di teater dan para aktornya.

“Ah, kenalkan, ini Park Jung Soo. Jung Soo~ssi, ini Kyuhyun, temanku.”

“Annyeonghaseyo. Aku calon suami Eun Kyo.” jawab Jung Soo kemudian memperkenalkan diri. Eun Kyo terbelalak mendengar perkataan Jung Soo. Yang empunya perkataan pun tidak kalah terkejut atas apa yang dia ucapkan.

“Noona! Kau tidak pernah menceritakannya padaku!” teriak Kyuhyun nyaring. Dia merasa kecolongan, karena selama ini, lawan mainnya bermain teater itu yang dekat dengannya. Paling dekat dengannya, meski dia memang senang membuat Eun Kyo kalang kabut, tapi setahunya, dialah ynag paling dekat diantara lainnya.

“Kau juga tidak pernah mengenalkan teman-temanmu padaku, Yeobo.” Lanjut Jung Soo. Eun Kyo semakin terpojok. “Semoga kita bisa akrab.” Ujar Jung Soo.

“Semoga saja!” jawab Kyuhyun ketus. Dia benar-benar merasa terbodohi.

“Yeobo. Eomma sudah mencari, ayo kita pulang. Kau tidak apa-apa kan kami tinggal, Kyuhyun~ssi?” Jung Soo mengacak rambut Kyuhyun, seolah dia berhasil mempermainkan Kyuhyun, dan dia merasa itu sangat menyenangkan.

“Kau bisa meninggalkannya Eun Kyo~ya.” Tiba-tiba Donghae masuk. Matanya langsung tertuju pada Jung Soo dan mereka bertatapan lama. Tiba-tiba saja semua teman Eun Kyo berubah protektif terhadap wanita yang tak pernah terlihat pergi dengan lelaki selain mereka itu.

“Annyeonghaseyo.” Jung Soo menyapa lebih dulu. Donghae membalasnya dengan membungkukkan badannya.

“Donghae, kenalkan ini Park Jung Soo.” Eun Kyo mencoba mencairkan suasana. Dari cara Eun Kyo memperkenalkan lelaki itu, Donghae sudah tau, pasti lelaki ini yang dimaksud Eun Kyo dalam ceritanya tadi. Mereka berdua saling berjabat dan setelahnya Eun Kyo segera membawa Jung Soo pulang.

“Noona! Kau berbohong padaku!” teriak Kyuhyun sebelum Eun Kyo menghilang dibalik pintu.

Selama perjalanan mereka berdua membisu. Tidak ada yang berinisatif untuk memulai pembicaraan. Tapi akhirnya Jung Soo tidak bisa diam saja.

“Kau marah?” tanya Jung Soo.

“Ani.”

“Itu tadi kekasihmu?”

“Bukan, aku tidak punya kekasih.” Jawab Eun Kyo.

“Jinjja?”

“Kenapa kau tiba-tiba sudah sampai di kamar itu?” tanya Eun Kyo penasaran.

“Ada kecelakaan kecil pada Yeon Su. Kekasihku.” Jawab Jung Soo tanpa memperhatikan perasaan Eun Kyo. dia rasa Eun Kyo juga tidak akan ada masalah dengan hal itu.

“Oh.” Jawab Eun Kyo singkat. Tapi dari nada jawaban Eun Kyo, ada sedikit kecewa terbersit disana.

“Mungin nanti kita harus memberitahunya juga padanya, agar memudahkanku untuk bergerak. Tak harus banyak berbohong.”

“Tidak masalah.” Jawab Eun Kyo acuh. Jung Soo melirik Eun Kyo sejenak. Gadis itu melihat kearah luar jendela. Pikirannya mererawang. Dia mulai ragu, apakah yang dilakukannya ini benar atau tidak. Tanpa mereka sadar, mereka sudah sampai di depan rumah Jung Soo.

***

Persiapan pernikahan sudah dilakukan secara sempurna. Tapi sayangnya, atas permintaan Eun Kyo dan Nyonya Park sama sekali tidak bisa menolak, pernikahan ini hanya dihadiri beberapa kerabat saja. Dengan alasan Eun Kyo tidak suka kemewahan.

Dan sebelumnya Jung Soo sudah bertengkar tentang hal ini dengan keluarganya. Dia yang mengutarakan permintaan itu terlebih dahulu. Karena dia rasa dia sama sekali tidak tertarik dengan Eun Kyo. dan tidak berniat untuk mengumumkan pernikahan ini. Nyonya Park tahu betul kenapa Jung Soo meminta seperti itu. Tapi atas bujukan Eun Kyo, akhirnya beliau menyetujuinya.

Janji suci itu sudah terucap, dihadapan beberapa kerabat mereka, dan Eun Kyo sama sekali tidak bisa menyembunyikan ini dari teman-temannya. Hingga semuanya hadir disini, tak terkecuali Kyuhyun yang baru keluar dari rumah sakit.

Semuanya sudah berangsur pulang. Jung Soo dan Eun Kyo juga sudah tiba di rumah baru mereka. Dengan susah payah Eun Kyo melepaskan baju pengantinnya, karena dia tidak mungkin meminta bantuan Jung Soo untuk melepaskannya. Dia terdiam beberapa menit di dalam kamar mandi dan merendam tubuhnya.

“Sepertinya ini salah. Aku berada pada permainan yang berbahaya.” Ujar Eun Kyo menggumam pada dirinya sendiri. Lama dia terdiam di kamar mandi. Kamar mandi memang tempat favoritnya dalam merenungkan dirinya.

“kau sudah selesai?”

Suara ketukan pintu membuatnya bangkit dari bak mandi dan mengambil handuk serta melilitkannya di tubuhnya dan menyambar baju mandinya lalu mengenakannya.

“Wae?” tanya Eun Kyo saat dia keluar dari kamar mandi.

“Ani, aku hanya mengecekmu, apa kau masih hidup atau tidak.” Jawab Jung Soo. Dia melirik tubuh Eun Kyo, dan melihat hal itu Eun Kyo memasang sikap waspada.

“Oppa…. kau dimana?”

Suara seorang gadis membuat Eun Kyo melongok kearah pintu. Dia tersentak saat melihat gadis itu terdiam di ambang pintu. Begitu juga dengan gadis itu. Kim Yeon Su. Jung Soo tidak sempat mempertemukan mereka berdua, dan berniat untuk membicarakannya malam ini.

“Oppa! Siapa dia?!” teriak Yeon Su sambil berlari kearah Eun Kyo.

“Yeon Su~ya, aku bisa menjelaskannya.” Jawab Jung Soo. Tapi tanpa Eun Kyo dan Jung Soo duga, Yeon Su sudah melayangkan tamparannya di wajah Eun Kyo. Jung Soo langsung menangkap Yeon Su sebelum dia semakin mengamuk. Dia tau bagaimana Yeon Su saat marah.

Eun Kyo memegangi pipinya yang memerah bekas tamparan Yeon Su. Dia memandangi Jung Soo dengan tajam. Dan mendengus kesal. Jung Soo memberikan tatapan bersalah padanya.

“Yeon Su~ya..” ujar Jung Soo mencoba menenangkan Yeon Su yang berontak dalam pelukannya.

“Kau, kau wanita murahan! Untuk apa kau disini? Eoh? Menggoda kekasih orang lain?! Sebaiknya kau pergi dari sini sebelum aku melaporkanmu sebagai tuna susila pada petugas keamanan!”

“Yeon Su~ya..” Jung Soo masih mencoba menenangkan Eun Kyo. sementara Eun Kyo hanya memandangi tajam kedua kekasih itu yang sedang entahlah apa yang mereka lakukan.

“Oppa! Kau baik-baik saja kan? Apa dia menawarkan tubuhnya secara gratis padamu? Eoh?! Oppa! Yak! Aku akan membunuhmu jika menyentuhnya!” Yeon Su berusaha kembali menyerang Eun Kyo namun ditahan oleh Jung Soo dan Jung Soo membawanya keluar kamar.

“Yeon Su~ya.. tenang lah..” Jung Soo masih menahan Yeon Su dengan kuat.

“Oppa! Aku tidak terima dia merayumu!”

“Yeon Su~ya! Dia istriku! Istri pilihan orang tuaku!” teriak Jung Soo dan membuat Yeon Su membeku seketika mendengar ucapan Jung Soo. Setelah Yeon Su tenang dia membawa Yeon Su benar-benar keluar dari kamar Eun Kyo.

Malam itu dilewati Eun Kyo dengan sepi, sendirian dan berujung tamparan di pipinya. Dia berusaha bersabar. Yeon Su menginap disini karena dia bersikeras. Dengan alasan tidak akan membiarkan Eun Kyo menyentuh miliknya.

Pagi menjelang. Eun Kyo bangun pagi-pagi. Hari ini dia harus latihan drama, waktu mereka sudah dekat, tinggal beberapa hari lagi saja. Dia keluar dari kamar dan suasana luar kamarnya masih hening. Tapi saat dia melintas di ruang tengah, dia mendapati Jung Soo tertidur di sofa. Eun Kyo ingin membangunkannya, tapi dia mengurungkannya. Dia tau tadi malam adalah malam yang sulit saat menjelaskan keadaannya sekarang apada kekasihnya yang sangat keras kepala dan manja itu.

Eun Kyo berjalan ke dapur dan membuat sarapan seadanya. Hanya roti bakar dan segelas susu untuk mengganjal perutnya. Cukup untuk energinya latihan hari ini. Sebelum dia meninggalkan rumah, dia membangunkan Jung Soo terlebih dahulu. Takut Jung Soo tak kunjung bangun.

“Jung Soo~ssi. Ireona.” Eun Kyo mengguncang tubuh Jung Soo untuk membuatnya terjaga. Tapi yang dia dapatkan adalah pelukan dari Jung Soo.

“Yeon Su~ya. Oppa masih mengantuk…” ujar Jung Soo. Eun Kyo membeku. Tapi saat mendengar bukan namanya yang disebut dia segera melepaskan pelukan Jung Soo dan memukul dadanya. Jung Soo langsung terbangun.

“Aku bukan gadis manja itu!” ujar Eun Kyo sambil berjalan meninggalkan Jung Soo. Jung Soo baru tersadar.

“Kau mau kemana?”

“Aku mau latihan.”

“Yeon Su mana?” tanya Jung Soo. Eun Kyo menghentikan langkahnya.

“Mana aku tau. Aku bukan kekasihnya, kau yang kekasihnya.” Jawab Eun Kyo dengan kesal.

“Mungkin kau bisa membangunkannya sekalian.”

“Aku bukan ibunya yang harus membangunkannya. Ada sarapan utukmu di meja makan. Mengingat sekarang kau adalah suamiku. Aku menyiapkan roti dan segelas susu, hanya itu yang bisa aku sajikan. Aku sudah terlambat.” Eun Kyo melanjutkan langkahnya.

“Untuk Yeon Su?” mendengar pertanyaan itu Eun Kyo kembali berhenti.

“Dia bukan suamiku, jadi tidak seharusnya aku melayaninya.” Jawab Eun Kyo santai.

“Kau kan bisa sekalian menyiapkannya juga.” Eun Kyo berbalik dan menatap tajam pada Jung Soo dan menghampirinya.

“Setelah apa yang dia lakukan padaku?” Eun Kyo menunjuk pipinya yang masih terasa sakit.

“Tapi kan dia tamu..” gumam Jung Soo.

“Aku bukan pembantu!” teriak Eun Kyo merasa sangat kesal. Dia meninggalkan Jung Soo sendirian.

Jung Soo menghela nafas. Dia melirik jam dinding, masih terlalu pagi, bahkan Eommanya tidak pernah membangunkannya sepagi ini. Lagipula dia hari ini masih cuti. Dia berjalan menuju dapur dan memandangi roti buatan Eun Kyo diatas meja, dan segelas susu. Dia tersenyum. Untuk partama kalinya dia dilayani seorang gadis dalam hidupnya. Dia memakan roti itu dengan lahap dan menghabiskan susunya.

***

Eun Kyo sudah tiba di sanggar dramanya, dan semuanya sudah berkumpul disana. Sungmin, Donghae, Kyuhyun, Ae Rin juga Ryeowook dan beberapa lagi.

“Onnie, bagaimana malam pertamamu?” Ae Rin langsung berlari menghampiri Eun Kyo ketika Eun Kyo memasuki ruangan latihan mereka.

“Paling-paling juga kau tidak berkutik Noona…” ejek Kyuhyun.

“Noona, kau memasak apa untuk suamimu? Apa dia menyukainya?” tanya Ryeowook. Pertanyaannya memang selalu tak jauh dari makanan.

“Kau terlihat berbeda Eun Kyo~ya..” Sungmin menambahkan.

Tapi berbeda dengan Donghae, dia hanya diam saja dan memandangi wajah Eun Kyo. Eun Kyo menjadi risih. Donghae, baginya meski terlihat bodoh, tapi dia sangat perasa. Kadang-kadang, tanpa harus bercerita, tebakan Donghae selalu benar. Dan Eun Kyo takut Donghae bisa menembus pikirannya saat ini.

Scriptnya sudah aku perbaiki.” Ujar Donghae merubah topik. Semuanya berdiri, dan mengambil peran masing-masing. Mereka mengambil pemanasan terlebih dulu dengan menari. Sungmin dan Ryeowook terlihat paling antusias bergerak, diikuti Ae Rin yang terkadang saling pukul dengan Kyuhyun. Donghae yang biasanya semangat kini terlihat lesu. Dia mendekati Eun Kyo yang sedang mengambil air di depan dispenser.

“Pipimu kenapa?” tanya Donghae tiba-tiba. Pertanyaan Donghae membuat Eun Kyo tersentak. Dia sangat terkejut Donghae bisa melihat tanda merah dipipinya. Padahal dia sudah menutupinya dengan blush on.

“Ada apa dengan pipiku? Blush onnya tidak rapi?” tanya Eun Kyo berpura-pura tidak tau.

“Aku rasa kau mengerti maksudku Eun Kyo~ya. Dan Blush onmu benar-benar buruk. Besok jangan memakai merk itu lagi.” Ujar Donghae yang mengerti Eun Kyo tidak ingin membicarakan pipinya.

“Onnie! Kyuhyun selalu menggangguku! Mentang-mentang tidak ada bagian kereografi yang sulit!” Ae Rin merapikan rambutnya yang ditarik oleh Kyuhyun. Eun Kyo menatap Kyuhyun, dan Kyuhyun membalasnya dengan senyuman khasnya.

“Latihan yang serius! Beberapa hari lagi kalian akan tampil! Dua jam lagi kita latihan akting!” ujar Donghae memberikan perintah. Semuanya terdiam, seakan sadar, waktu mereka tinggal beberapa hari lagi saja.

“Menurutmu apa Drama Musikal kita akan sukses?” tanya Ryeowook disela geraknya kepada Sungmin. Sungmin tidak menjawab, dia terlalu fokus dengan gerakannya. Ryeowook bergerak mendekati Ae Rin.

“Ae Rin~a, aku gugup, meski sudah sering melakukannya. Tapi rasanya seperti melakukannya pertama kali.” Ujar Ryeowook mengajak Ae Rin berbicara.

“Fokus dan jangan bergosip!” teriak Eun Kyo dari depan. Ryeowook cemberut seketika.

“Aku tidak bergosip, Noona~ya..”

“Perhatikan gerakanmu, aku tidak mau kita melakukan kesalahan saat kita pentas nanti. Ingat, ini proyek besar! Sponsor kita tidak main-main, dan aku tidak ingin mereka kecewa.” Lanjut Eun Kyo. Kyuhyun terbahak melihat Ryeowook ditegur oleh Eun Kyo. biasanya dia yang paling sering, dan karena dia tidak kebagian koreografi yang sulit, makanya dia tidak dapat semprotan Eun Kyo.

“Diam! Semua ini gara-gara kau! Aku jadi gugup karena takut tidak hapal naskahku!” teriak Ryeowook.

“Sudah kalian hentikan! Atau latihan kita berhenti disin!” Eun Kyo melempar towel yang ada dibahunya. Semuanya terdiam, hari in Eun Kyo terlihat labil. Bukan karena kejadian tadi malam dan hal itu sama sekali tidak mempengaruhinya, hanya  saja, dia merasa tidak enak. Ada sesuatu yang tidak beres menurutnya. Eun Kyo berjalan meninggalkan mereka ke toilet. Dan mereka buru-buru latihan dengan serius.

“Kau ada masalah?”

Suara Donghae mengejutkan Eun Kyo. Donghae menyerahkan towel baru pada Eun Kyo utuk menyeka air yang ada diwajahnya.

“Entahlah Donghae~ya. Aku hanya merasa bingung.” Eun Kyo mengusap wajahnya.

“Jika kau bersedia, aku akan mendengarkan ceritamu.” Ujar Donghae meninggalkan Eun Kyo. Eun Kyo sangat bimbang, dia tidak mungkin menyimpan masalah in sendirian. Dia butuh teman untuk diskusi. Dan dia mulai merasa apa yang dilakukannya keliru.

***

“Oppa..”

Suara manja Yeon Su terdengar dari dalam kamar. Jung Soo masih terduduk di depan gelas kosong yang kotor bekas susu. Saat dia mau bangkit dan mendatangi Yeon Su, ternyata Yeon Su sudah memeluknya dari belakang dan mencium pipi Jung Soo.

“Sedang apa? Mana wanita murahan itu?” tanya Yeon Su.

“Dia sudah berangkat latihan.” Jawab Jung Soo seadanya.

“Eoh? Memangnya apa pekerjaannya?” Yeon Su menggandeng tangan Jung Soo dengan manja. Seolah dialah Nyonya rumah di rumah baruya Jung Soo dan Eun Kyo. mereka duduk di depan televisi dan menonton televisi bersama. Yeon Su tiba-tiba mencium bibir Jung Su dengan cepat, dan melumat dengan agresif. Jung Soo kewalahan dibuatnya.

“PARK JUNG SOO! APA YANG KAU LAKUKAN?!”

Teriakan itu awalnya tidak dipedulikan Yeon Su, dia masih saja menciumi Jung Soo. Tapi posisi Jung Soo bisa melihat dengan jelas siapa yang meneriakinya. Eommanya sendiri. Dia langsung mendorong Yeon Su. Dan Yeon Su, ketika melihat siapa yang meneriakinya tadi, dia langsung pucat. Dia mengira itu adalah Eun Kyo dan maksudnya tidak melepaskan ciuman itu adalah agar dia bisa membuktikan siapa wanita yang akan disentuh Jung Soo.

Nyonya Park memegangi dadanya. Tiba-tiba dia sulit untuk bernafas, ambruk diatas lantai. Jung Soo segera mengangkat Eommanya ke dalam kamar Eun Kyo yang sudah rapi, karena dia tau, kamarnya pasti masih berantakan.

“Eomma, Eomma bangun..” Jung Soo memegangi tangan Eommanya. “Cepat panggilkan Dokter.” Pinta Jung Soo pada Yeon Su. Yeon Su segera menurutinya.

“Eun Kyo~ya, aku mau Eun Kyo.” jawab Nyonya Park ditengah keadaannya yang tidak berdaya. Dadanya menjadi sesak melihat kelakukan anaknya sendiri.

Jung Soo segera menyambar ponselnya dan menghubungi Eun Kyo. memintanya untuk pulang.

Beberapa menit setelah Jung Soo memnghubungi Eun Kyo, akhirnya dia sampai dirumahnya dan langsung berlari menuju kamarnya.

“Eomoni, Eomoni, gwaenchana? Eoh? Sakit? Eoh?” Eun Kyo tiba-tiba teringat Eommanya yang juga terbaring lemah tiba-tiba karena komplikasi penyakit.

“Mana yang sakit? Eoh?” dia tidak mampu membendung airmatanya. Tiba-tiba saja dia benar-benar menemukan sosok ibu ketika melihat mertuanya terbaring lemah sambil menggapai tanganya dan menggenggam tangannya dengan erat.

Sementara Jung Soo dan Yeon Su memandanginya dengan takjub. Bahkan Jung Soo tidak pernah sedekat itu dengan ibu kandungnya sendiri. Dan mulai saat itu, Yeon Su benar-benar sadar bahwa dia tidak bisa meremehkan Eun Kyo begitu saja. Wanita yang terlihat bodoh dan tidak lebih cantik darinya itu bukan lawan yang bisa diabaikan.

“Eun Kyo~ya.. Eun Kyo~ya.. aigoo! Aigoo! Aigoo!” Nyonya Park memegangi dadanya yang terasa menghimpitnya.

“Sudah panggilkan Dokter? Eoh?” Eun Kyo menoleh pada Jung Soo. Jung Soo hanya bisa mengangguk.

“Eomoni.. sebentar lagi, tahan sebentar lagi… atau, atau atau kita ke rumah sakit saja? Eoh? Jung Soo~ssi, tolong siapkan mobil.” Perintah Eun Kyo. Seperti anak ayam yang selalu mengikuti induknya, Jung Soo dengan segera menyiapkan mobil untuk ibunya.

“Andwae! Aku, aku, aku hanya ingin bersamamu, jangan tinggalkan aku hari ini. Eoh? Eun Kyo~ya.. mianhae. Mianhae..” Nyonya Park menangis. Dan Eun Kyo tidak mengerti permintaan maaf mertuannya itu untuk apa.

“Dan kau! Pergi dari sini!” Nyonya Park menunjuk Yeon Su yang terpaku melihat kedekatan Eun Kyo dan calon mertuanya dulu.

“Tapi Ahjumma…” tolak Yeon Su. Dia merasa benar-benar terancam saat ini. Dan dia merasa posisinya telah diambil dengan paksa oleh orang asing.

“Mobilnya sudah siap.” Jung Soo kembali ke kamar.

“Ani, tidak perlu. Tolong usir mantan kekasihmu itu dari sini!” Nyonya Park duduk dan menunjuk Yeon Su serta menatapnya dengan tajam.

“Arasseo, aku akan mengantarnya.” Jawab Jung Soo bingung.

“Biarkan dia pulang sendiri. Kau masih punya perhitungan denganku Park Jung Soo!” ujarnya dingin. Jung Soo mau tidak mau menuruti kemauan Eommanya. Tapi dia mengantar Yeon Su hingga depan rumah. Mereka berdua membisu.

“Oppa, sejak kapan Eommamu mengenal Eun Kyo?” tanya Yeon Su penasaran.

“Baru beberapa bulan yang lalu. Tepatnya saat kau kecelakaan kemarin.” Jawab Jung Soo. “Tapi beberapa tahun yang lalu, Eomma sudah mengenal Eun Kyo, saat dia masih kecil.” Lanjutnya. “Tapi baru bertemu lagi beberapa bulan yag lalu karena Appa akan meng-akuisisi perusahaan Appanya yang bangkrut.” Jelas Jung Soo. Yeon Su mengehla nafas.

“Tapi kau tidak menyukainya kan?” tanya Yeon Su khawatir. Jung Soo menggeleng pelan.

“Bagus kalau begitu. Ingat! Kau hanya milikku!” sebelum pergi Yeon Su mengecup bibir Jng Soo sekilas.

Jung Soo kembali masuk ke dalam rumah. Bersamaan dengan itu, Eun Kyo keluar dari kamarnya. Dokter yang mereka hubungi tidak kunjung datang, karena Yeon Su tidak benar-benar menghubunginya.
“Eomoni sudah tidur.” Ujar Eun Kyo saat Jung Soo berjalan memasuki rumah. Dia tidak menjawab, Jung Soo merasa benar-benar bodoh hari ini.

“Maafkan kau.” Ujarnya kepada Eun Kyo.

“Untuk apa?” tanya Eun Kyo.

“Membuatmu repot dihari pertama kita menikah.” Jawab Jung Soo.

“Sudahlah. Yang penting sekarang Eomoni harus tenang. Kau harus pikirkan jawaban atas pertanyaan Eomoni.” Ujar Eun Kyo mengingatkan. Karena dia tau, mertuanya sangat marah hari ini. Meski dia tidak terlalu mengerti apa yang menyebabkan mertuanya semarah itu. Tapi jika melihat Yeon Su yang ternyata belum pulang saat mertuanya datang. Sepertinya Eun Kyo mulai mengerti permasalahannya.

“Aku harap kau membantuku.” Jung Soo mencegat langkah Eun Kyo yang hendak pergi. “Jangan pergi, aku tidak bisa menghadapinya sendirian.” Ia memohon pada Eun Kyo. untuk pertama kalinya juga dia memohon. Terlalu banyak hal yang pertama kali dia lakukan saat bersama Eun Kyo, dan itu baru satu hari.

Jung Soo benar-benar merasa takut kali ini. Dia tidak pernah melihat Eommanya semarah ini. Dan dia merasa benar-benar terancam. Dia tidak bisa memikirkan apapun selain berlindung dibalik wanita yang ada dihadapannya.

“Aku mohon, aku akan melakukan apapun untukmu.” Tiba-tiba saja Jung Soo merasa seperti anak kecil yang tertangkap basah melakukan kesalahan dan terlambat pulang saat waktunya pulang. Eun Kyo menatapnya tajam.

“Aku minta kau jangan pernah menyakitinya lagi. Kau tidak akan pernah tau bagaimana rasanya kehilangan. Dan aku yakin kau tidak ingin mengalaminya.”

“Aku berjanji, aku berjanji. Tapi aku mohon. Tolong buat Eomma tenang. Dia belum pernah seperti ini sebelumnya.” Tiba-tiba Jung Soo merasa kecil. Hubungannya yang dia banggakan selama ini bersama Yeon Su, kini serasa sangat membebaninya. Menyakiti orang yang disayanginya.

“Kita akan mendiskusikan ini nanti. Saat Eomoni sudah tenang. Dan kau harus bermain lebih cerdas lagi!” Eun Kyo memperingati Jung Soo. Jung Soo mengangguk.

“Dan aku, tidak mau gadis manjamu itu menyentuh tubuhku lagi! Dan kau harus pintar menjauhkannya dariku! Atau aku akan membalasnya!” Eun Kyo berjalan menuju kamarnya karena Nyonya Park berteriak lemah memanggilnya.

Jung Soo menatap Eun Kyo nanar. Detik ini, dia baru menyadari wanita seperti apa yang dia hadapi. Sekuat apa wanita itu berdiri tegak.

Aku sudah menarik pelatuknya dan tidak terjadi apa-apa.

Tampaknya, aku terbebas dari maut kali ini.

Tapi tidak yakin, akan selamat saat aku menarik pelatuk kedua.

Permainan Roletku sudah dimulai.

TBC

Note : aish! Akhirnya selesai, seharian aku bikin… yeorobeun… aku punya FF baru dengan karakter Teukyo yang baru… berbeda dari FF biasanya. Bener ga? Tidak akan ada banyak skinship yang ga penting. Eum? Suka? Kalo suka tinggalkan komennya. Kalo ga suka silakan kritik… aku cape, seharian duduk, mau rebahan dulu, sambil nunggu komen kalian… Satu lagi, ide ini adalah request dari Emy Onn, tapi Onnie, sepertinya tidak sama persis seperti yang Onnie inginkan… tapi Fika sudah berusaha…

159 responses »

  1. wah ada ff baru ni…
    bagus fika ffnya karakter teukyo beda ama ff sblumnya…
    dtunggu next part scptnya biar g penasaran trs…
    fighting…

  2. Oenni,,,, knpa nasibmu begitu malangg sih di awal setiap FF eo???? Kau tahu knpa q bilang begitu???? Krn jung soo oppa dalah org yg sllu mengambil ciuman pertamamu, tp blum tntu kau dlh ciuman prtamanya. Sellu saja,,, dia meminta untuk menidurimu pdhal kau blum spenuhnya siap * hwaaa…. Q ktularan yadong*>.< ckckck… Q baru sadar klo jungsoo oppa benar2 menyebalkan. Tenang Oenni,, q akn sllu da dipihakmu. Tp, itu hanya berlaku klo kau tidah mendekati my Fishy atopun sebaliknya eo????? Klo itu trjd, q kn jd org prtama yg menyertmu ke tempat tidur u/ jd santapan jung soo oppa *Kepdean* hehehehe…. Jujur, q suka kraktrmu yg ini Oenni, huft~ hri prtama cuman nyediain susu ma roti. Q harap, tu bukan prtanda klo kau payah dlm hal memasak eo???? Tau ng' hal yg paling q tunggu dr part ini. Q paling ng' sbar ngedenger panggilan yeobo. Bukannya apa2 Oenni, tp mnurutku yeobo trdengar lbih manis drpd baby. Panggilan baby u/ Oenni tu trlalu polos….. Padahl aslinya yadong…..Bwahahahahaha^^ bercanda Oenn…. Pissss… Ditunggu next partnya ne….,, eo???

    • eh, aku belum mengambil ciuman pertamaku loh… bibirku masih perawan disini….
      tapi kan itu tugas istri melayani suami… menerima apa adanya.
      oh, tentu saja, kalian semua harus berpihak padaku…
      tenang… tidak akan mendekati ikan nemo yang mempesona itu… tapi aku g berani jamin kalo dia tidak terpesona padaku… hahahahahaha

      sedikit berbeda kan? lebih tegas aja, dan g lembek serta keibuan seperti biasa, karena disini kan belum ada ryu jin…
      aku juga lebih suka dipanggil yeobo… oppa aja yg sok inggris manggil aku baby… padahal taunya cm yes no doang…
      aprt selanjutnya tunggu aja yah sedang digarap…

  3. eaaa bener bgt nih ff beda dr sebelumnya,aku pgn sih skali2 sih teuk oppa yg menderita keke
    pokoknya jgn sampe eunkyo mulu yg menderita hehe
    apapun jalan ceritanya sesusah apapun pleasebikin happy ending ya hehe
    eonnie pokoknya jgn bikin eunkyo sengsara ya🙂🙂

  4. wah,,bagus,, cinta segi 4, perjodohan,, wah tema ff favorit,,
    karakter eunkyo tegar,.. pasti ntr ada sedih2 y nich, jangan ya…
    jangan lama2 y onnie lanjutannya,,

  5. eonni…im coming…
    aaah banyak sebenernya yang pengen saya komentari, dari awal baca, ini otak hawanya komentar mulu, hahahaha.
    oke yang pertama, typonya alhamdulillah wajar, ngga banyak , cuma beberapa aja. tapi wajar. nggak separah kemarin, hehehehe
    yang kedua, kasus perjodohan karna akusisi itu banyak, nikah dengan kontrak itu banyak, yang saya suka adalah cara Eun Kyo menghadapi itu semua. aah saya suka dengan pemikiran yang beda kek gini, pokoknyaaa sayaaa sukaaaa sama repacked(?) tema ini.
    well makasih juga udah masukin aye hihihi, akhirnyaaa dapet job juga setelah dari ff nara, hihihi sujud syukur, tapi eonni, saya akan jauuuh lebih bahagia kalau saya bisa menganiaya Kyuhyun disini, kekekeke.
    oh iya tambahan paling suka dialog yang pagi2 itu, hehehe Eun Kyo daebak! tapi malemnyaaa, pas Eun Kyo ditampar itu, astaga! harusnya dibales jambak terus banting! biarin Jungsoonya kewalahan.ih. nyebelin.
    apalagi ya? oh iya, itu menurut saya alurnya ko agak cepet ya? berasa buru-buru lagi dikejar ayamnya onew deh -___-, masa tiba-tiba udah nikah? padahal pas Kyu sakit dijelaskan kalo setengah bulan(kalo ngga salah) lagi mereka manggung, terus sebelum manggung itu kan mereka nikah dulu kan? cepet amat?terus itu pas eommanya sakit, kok Eun Kyo tau-tau nyampe? emang deket yak sanggarnya?(Astaga! maaf eonni, jadi cerewet gini, hahahaha. abis seriusan ini ga nyante, berasa dikejer ddangkoma(?) kekekekeke)
    terus Jungsoo itu kerjanya emang apa Eonni?
    wew, ini kayaknya komen pertama saya yang manusiawi deh, hahahaha mungkin karna efek pulang teraweh, dan liat yesung jadi sales lagi di twitter -_____-
    yaodah eonni, see you yaaaa mau nemenin suami nyari napkah jualan kacamata sama kopi, hahahaha

    • aduh… komen waras sepanjang jalan kenangan…
      kemaren emang parah banget… aku ngebut bikinnya *emang ini g ngebut? padahal sedang chatting sama km ampe malam*
      ff aku itu repacked semua… dengan tema yang biasa… tapi kan dikemas dengan khas teukyo…
      meta… sujud syukur? hahahahahaha, tunggu saja apa ynag akan aku lakukan terhadapmu… pokonya drama musikal kita mesti sukses!!
      oh mengenai tamparan itu, biarlah sekali ini cewe manja itu berasa menang met, tapi tidak ada lain kali, karena kartu as mereka ada ditanganku. sungguh aku akan membasminya jika dia berani menyentuhku sekali lagi.
      emang agak cepet met… tidak ada persiapan nikah, soalnya pasti begitu2 aja, dan langsung k malam pertama aja, penjelasannya juga sedikit mangenai pernikahan itu… well. next part akan aku perbaiki, seperti yang kamu bilang, teukyo itu khasnya alurnya lambat.
      itu satu setengah bulan met… kamu salah baca ah…
      oppa kerjanya akan terungkap d part kedua, tunggu saja…

      • Yyyeee Aku selesai baca part 1 nya.😀
        Sebenarnya aku mau baca udah dari kemarin, baru sempat hari ini.
        Satu kata buat FF ini ‘MENARIK’.
        Eonnie kau akan membuatku mengahabiskan waktu dengan membaca FF mu ini untuk beberapa jam kedepan, liat FF ini Part 4 nya udah selesai, jadi aku langsung Maju aja ah ^^

  6. Onnie tdi’e aku buka WP mau nerusin baca MLT cos br mpe part 4 aku baca’e…
    Eh…. Tau2 ada ff baru, seru onnie ff’e ada emosi’e, next part mudah2an oppa teuki nyadar kalo eunkyo lebih lebih lebih baaaaaiiiiik dari yeun so menjijikan aku liat’e sebel.
    Next part ku tunggu onn ^^

  7. Omoo,, keren feel.a dapet bgt,, padahal baru part 1,, karakter yeon su keliatan jelas,,
    karakter eunkyo yg misterius,, dan lagi-lagi untuk jung soo karekter.a malah kelihatan lemah dan plin plan,,

    cerita.a menarik,, karakter eunkyo yang misterius, tegar, dan tegas jadi daya tarik ceritanya,, *ngomong apadh?*
    dtnggu part selanjutnya ya jumma…

  8. wach . . .
    aku suka crt yng dijodohin ky gni nich . . .
    keren crt.a . . . .
    tp gx suka sm yeon su . . . .
    dia jahat bngt , udh lg manja . . .
    huh
    menyebalkan. . . .
    lnjutkan crt selanjut.a onnie. . . ^^

  9. Eonni..
    Demi apapun juga aku sukaaaaaa banget banget banget sama ff nya,

    Ngusung tema ML dengan pondasi perjodohan emang gak bisa dipandang sebelah mata,walopun notabenenya udah banyak banget dan pasaran,tapi tetep aja jadi cerita yg menarik buat dikemas.
    Buktinya,aku paling suka bgt sama cerita yg tema nya begini hehehee

    Dan bener bgt eon,karakter nya baru semua.

    biasanya eunkyo yg lugu,polos,kalem,
    Tapi klo skrg,eunkyo yg strong,smart,independent,kuat lah pokonya karakternya,
    Trus si oppa juga biasanya kan dia selalu jadi cowo baik-baik, but now he ittle bit such “a bad boy” hahaahahahaa

    Oiya,aku juga suka bgt deh sama eomma nya si oppa eon,ngingetin aku sama eomma nya baek seung jo,dia kan sayang bgt sama oh hani, yg hani mau pindah aja dia nangisnya naudzubillah hahahaaha malahan kayak si hani yg anaknya bukan seungjo (•̯͡.•̯͡)

    Idihh si oppa tetep yaa,klo urusan “suami-istri” tetep dilakuin,gamau rugi banget,dasar kaum pria (⌣́_⌣̀)

    Tapi aku agak kecewa,abis katanya eonni,enci nya sedikit,huaaaaaa padahalkan aku mengharapkan kehadiran dedek ryu di sekitar part 6 atau 7an *plak
    :p

    Udah ah,ini panjang bgt ya komennya hahahahaa I’ll be waiting eon for the next chapter, fighting !!!
    °\(^▿^)/°

    • aku juga suka tema cerita seperti ini.. seru manis gimana gitu…
      smart, independent.. bukankah itu memang aku? *boong, klo ada apa2 manggil babeh buat datang ksini
      bukan bad boy.. tapi sedikit buta *plak*
      hahahahahaha, iya yah, g nyadar mirip sama drama itu, tapi eomma jung soo g semodis itu dan g segaul mama baek seung jo…
      itu naluri lelaki nda… buahahahahahhaa
      idih ketahuan yadong! mungkin ada nc tapi di skip sepertinya… hahahahahaha

      next part sedang digarap… udah setengah jadi tungggu aja…

  10. Eonnie, ini bgs bgt bener2 ngaduk2 perasaan. Eunkyo eon yg tegar dan jungsoo oppa yg babo, mau2ny ce ma yeon su. Ih aku gemes pengen nampar blik dia, q ga rela. Eon, gomawo dah manjain qta ma ffmu. Q tngg lnjtny ya…

  11. Akhirnya ada ff baru lagi ^^
    ide ceritanya emang klasik, tapi detail ceritanya asik!!
    aku suka penggambaran karakternya di part ini, ke ke ke~
    trus castnya juga nambah, makin bervariasi jadinya, makin rame juga..

    eonnie, sabar ya ngadepin teuk oppa yang nyebelin itu, aku yakin eonnie adalah pawang (?) yang pas buat teuk oppa😀
    hwaiting eonnie! taklukkan teuk oppa dan bakar yeonsu! #smirk

    part selanjutnya ditunggu eon ><
    so far so good~~

    • klasik tapi asik. suka komentarmu…
      castnya bakalan rame di tiap partnya… dengan latar belakang perjodohan dan konflik pekerjaan semoga aja nantinya aku bisa mengemasnya menjadi lebih menarik…
      pawang? buahahahahahaha, kaya apaan aja. tapi emang bener sih…
      selanjtnya tunggu sms aku…

  12. Seruuu onnie ceritanya.. Entah kenapa paling seneng kalo baca cerita yg tokoh ceweknya kuat dan tegar (bukan cewek manja, dan mengejar-ngejar cowoknya) lanjutkan ya onnie..
    Ditunggu update an selanjutnya

  13. uwaaaa!!! eoni,, bagusss,,
    disini jungsoo nya bikin aq sebel, pengen aq bejek-bejek,, waktu dia ngajuin syarat nikah harus mau klo dia pengen berhubungan badan, duh pengen aq gampar tuh,,, wkwkwk
    eunkyo disini strong ya, aq suka, ayo eon, tunjukkan girl power, pertama nikaha aja ud bawa pacar kerumah, ntar buat jungsoo jd mengemis-ngemis cintamu eon,, hahahak.
    ayo donghae, kyuhyun, sungmin, ryeowook, lindungin eunkyo dr jungsoo,, kesian eunkyo d perlakukan kyk gt ma jungsoo,, apalagi ma ce.nya tuh yg kecentilan,, xp
    si kyuhun ma Aerin kyknya ngga akur gt jangan2 ntar di dalem ati ada ehem..ehem…
    gag sabar nunggu lanjutannya eon,, ditunggu banget ini,, penasaraaaann…. xD

    • hahahahaha, apaaan deh minta perlindungan mereka.. aku bisa menghadapi teuki sendiri… laki2 seperti itu mah kecil… *kibas rambut*
      aku pastikan dia nantinay akan terpesona padaku!
      selanjutnya ditunggu aja…

  14. eonii aku suka karakter teukyo yg baru ini ;D
    tapi jungso bener bener nyebelin yaaa eoni disini #kebawaemosii
    aku pengen ada timbal balik nya dong eoni buat jungso oppa hehehehe #kabuuuurahh

  15. Waah ff baru, sifat baru, kondisi baru /berasa lebaran, baru semua/
    Sukasukasukaaa apalagi sifatnya eunkyo, wanita tangguh! Hha
    Bentar lagi bubaran nih hubungan jungsoo ma pacarny?
    Gileee nggak terima eunkyo dibilangin wanita murahan ama tuh model ><

  16. eonni…
    beneran aku sukaa. aku suka banget sama ff ini.
    berasa lain banget. karakter Eun Kyo dan oppa berbeda dari ff sebelum-sebelumnya.

    aku suka karakter eonni yang di ff ini. strong !*ceileh* trus gak lugu-lugu amat jadi bisa buat oppa kepojok… hehe😀

    nice, ^^ ditunggu next part… :*

  17. Agak kecewa sama ff ini masa udah nikah bikin perjanjian yg aneh banget, emang eunkyo nya gak bakal sakit hati apa!!!
    Tapi emang ini beda banget dari ff sebelumnya suka sih tapi ada gak sukanya juga baru juga dicium ke dipeluk ke….ini “DIGAMPAR”😄

    buat eonni fika semangat yaaaa

  18. woaa..ff baru..
    beda ye dr ff sbelumnyaa..
    dann sy suka bgt karakter eunkyo di ff ini..kyaa!!
    tp sy lebih suka kalo jungsoonya di sengsarain *kejam* ah,itu jg efek dr ff onnie yg bwt jungsoo jd menyebalkan..kekeke
    btw, sy jg suka kyuhyunnya,epil bgt daghh..
    woaa..sy salut bgt dech sm onnie,sehari bs bwt ff bagus kyk gini..
    dan #hwaiting onnie~a.. sy tnggu next partnyaa *lambai2*

  19. eonni…………tersiksa lgi kyk.y kkekekeke #plakk
    itu knp Jungsoo oppa sllu dpat yg manis” *?* gtuu…di awal” dia bkal dimanjain bnyak wanita *?* trus entar bkal disiksa jgaaa huahahaha,,kesian oppa #alaupinipin
    ecieeeeeee~~metaeonn cuit cuit,,dpat job baru lgii hehehehe…Kyuhyun harusss disiksa #plakk
    pokokeeeee aye sukkaaaaaaa ep ep ini… :* #kisshugkisshug

    *ini ngetik pke tangan kiri lancar bner dahh hihihihi*🙂😀

  20. krennnn bgt ..sehbs trima sms tngu bbrpa jm ters bka ne blog…. . keren ayo dong cepet lanjutin ,,, pokoknya ngk ad kta lama ,,,,, onnie mian ak ngk bls ,,,, sms ,,, hehehehhe,,,, ak bru bsa komen soalny d sini sinyal ny parah habis , dn ngk da wi fi ,,, jdi terpksa pke modem ,,,,

  21. Eonni sukaaaa..
    Haha
    teukyo nya beda, tapi aq benar2 suka karakter enkyo yg tangguh n disayang mertua.. Pengen., haha

    eonni fika emg paling bisa bikin ff yg sllu buat gak sabar utk crita slnjutnya..
    Part berikutnya ditunggu dalam waktu cepat ya eonni.. Haha
    maksa

  22. Yupz,bnr bgt onn ff yg ne bda dr sblmx!
    q sk karakterx Kyo yg tegas dsni!
    jngan mw dmainin m Teukppa lg onn!
    kalo perlu blik aj skalian,onnie yg bkin dy mainan!hahaha*woman.power
    tp q td rd gregetan pas onnie dtampar tp diem aj!np g dbls aj ce onn?gemes de!gmes pngen ikt nampar gt!hehehe
    klo skrg mang g sh bxk skinship2 g pntng,aplg m tu cwe manja,g rela aq!
    tp ntar klo Jungso dh btekuk ltut m Kyo,br de bxk skinshipx g p2!hehehe*yadong
    td q pkr Kyu sk m Kyo,ato Hae yg sk?
    ah andwae!
    tp mang perlu adx peran cwo ketiga ce!biar tmbh seru gt!hehe
    yasud,dtnggu klanjtnx y onn!
    Hwaiting!

    • oh tidak akan, aku tidak akan terjebak lagi!!
      lah mesti gimana lagi? jambak2an, hey aku punya martabat, dia aja yang kaya kucing alias binatang.
      hahahahahahha dasar yadong! g tau mesti ada skinship atau engga, tapi kynay perlu dsaat2 tertentu…

  23. Satu kata,DAEBAKKK onnie!Keren abis.Ini yg aku suka.Eunkyo onnie ga lembek.Walaupun temanya klasik arranged marriage tp onnie bsa ngasih perbdaan dr yg lain.Kalimat yg bkin merinding pas ini ‘soal hubungan intim aku rasa itu penting.Jika aku menginginkannya kau tdk blh menolak” huwaa biasanya kan klo perjodohan pasti awalnya blng gda kontak fisik.Keren onn pkonya.Aku stju klo skinshp yg gpenting gbkal ada,tp skinshpnya bkin yg berkualitas yh onn.Teukyo!Bkan sm yeonsu loh onn keke

    • terima kasih sayang udah baca dan muji, udah suka jga…
      itu mah naluri lelaki. dia cm pengen bikin aku ketar ketir! tapi tidak akan. karena aku tau dia tidak akan menyentuhku jika tidak menyukaiku…
      yg berkualitas? lah aku g bisa… bisanya cuma yang menjijikkan…

  24. Hiyyyaaa. . kelar jga bcanya. . . *elap keringet*
    suuukkkkaaaa!!!!!!!
    aq suka bgt sma karakter eunkyo d sni. . beda bgt ama yg d mlt. . .
    yak!! itu yeon su. . . !!!!! cwek genit, nyebelin, manja. . knp bsa ada orang macam dia???!!! *esmosi*
    itu, jung soo jga. . hyaaa. . ajjushi nyebelin!!!!
    ayo eon, lanjutt. . aq mau jungsoo nya kali2 yg menderita. . jgn cma eunkyo za. . buat eunkyo ma donghae za. . biar c ajjushi sadar siapa yg baik buat dia *esmosi tingkat tinggi*
    tpi. . tpi. . aq suka karakter kyu d sni. . lucu bgt. . udh tau kakinya luka msh za jail. . tau rasa kn wkt kakinya d pegang eunkyo. . hihihi. .
    nice story. . ^^
    eh, eon udh liat mv spy? itu . . demi apapun. . leeteuk ajjushi. . rambutnya d bete (belah tengah)!!!!! jdi agak pengen ketawa. . hihihi. . *mianhae eon* tpi tetep keren lah. . jdi brasa lebih muda. . ^^
    tpi tetep. . suami aq yg paling ganteng. . *baca:yesung* dan selingkuhan aq yg makin hari makin keren *baca:eunhyuk*
    kekekeke~~~~
    kyknya comment aq udh mulai ngelantur dech. .
    yu. . ah. . dadah. . papaii~~~

  25. Eonni, saya datang!!
    tp cm mao ninggalin jejak aja!!
    *cipok Hyuk* nebar virus pilek…kekekeke
    komeng’a udh kn d’WA eonn?!

    Yaudh deh gitu aja eonn *kga penting bgd*
    Ekh, tar dlu deh, Sebelum pergi sya mao nabok muka’a Yeon Su dlu aahh, enak aja bilang Kyo eonni wanita murahan!! *plaakkplaakk*
    Gyahahaha

  26. lam kenal chingu, ku reader baru neh. boleh gabung khan ????
    mian baru sempet komen skrg.🙂

    tp sumpeh ini cerita seruuuunya pake tanda “!!!!!!!!!!”…. hehehhe…
    hmmm,,,, cerita tema kyk gini emang banyak. tapi yg karakter yeojanya kyk eun kyo… baru nemu disiniiii…
    g sabar nunggu lanjutannya….
    dan kata2 Eun Kyo bener2 di luar dugaan…

    jd suka ama eeteuk gara2 ffmu chingu…..

    • terima kasih udah suka sayang..
      bolh dong… silakan aja…
      baru nemu disini? hehehehehr
      kata2ku diluar dugaan? aduh jadi bingung, kenapa saya jadi brubah bgitu yah? keseringan tersiksa kali…

  27. Kasih kritik boleh unn ? Genre nya married life lagi yaa ? Kalo ditanya suka apa nggak , aku jg bingung mau jawab apa . Sebenernya kalo ff dengan genre married life itu gak bakal ada habis2 nya , pasti selalu bagus buat dibaca . Soalnya banyak yg bisa diangkat ke cerita . Tapi rada bosan juga sih . Aku sering baca ff yg awalnya tentang perjodohan , trus disatu pihak ada yg nerima , tapi pihak lain gak terima . Perang dingin , dan taraaa akhirnya saling jatuh cinta . Sekarng intinya bagaimana onnie memberikan konflik pada ff ini , sehingga pembaca bisa enjoy dan gak bosan menikmatinya . Aku baca nya baru setengah sih . Stuck di tengah jalan . Trus gak lanjutin lagi . Miaaan onnie😦 kalo gak suka kritik ku onnie baru delete :))

    • no no no no… aku g akan delete… semua orang bebas menyampaikan kritik asal dengan bahasa yang bgus…
      aku memang akan selalu bikin ML karena g bisa bikin yang pacaran, menurut aku, ini menurut aku aja sih, oppa itu udah pantes menikah…
      bener sekali, genre seperti ini memang selalu menarik untuk dibaca…
      mungkin kita hanya berbeda selera…
      aku membuat ini juga untuk membuat hal yang berbeda, meski memang tema yang aku ambil sangat klasik dan terlalu picisan, lebih kasarnya murahan, tapi seperti note aku, aku mau bikin yang berbeda pengemasannya dengan konflik yang berbeda, itu pasti. karena aku juga ga suka ikut-ikutan karya orang. sering memang terinspirasi dari karya orang lain atau sebuah buku atau bahkan cerita nyata di sekeliling aku, tapi aku punya alur sendiri dan gaya bercerita sendiri untuk Teukyo. seberapa mirippun tema yang diambil oleh penulis siapapun, hasil tulisan tidak akan pernah sama…
      seperti gaya bercerita mama, tidak akan pernah sama dengan gaya bercerita tante, padahal sama2 wanita, sama2 ibu…
      aku jug alagi belajar cara penulisan yang baru kalo kamu lebih cermat lagi, lagi belajar yang author pov, tidak seperti biasanya bikin pov orang pertama… sayangnya kamu tidak baca sampai akhir jadi mungkin belum menemukan perbedaannya…
      but it’s okay… gwaenchana… semua orang berhak untuk membaca ataupun tidak…
      terima kasih sudah membaca dan mau kritik…
      itu sangat berarti…

  28. sumpaaah eonn ini mah keren jaya pool polan, sangat suka karakter dari couple teukyo. beda banget sama yg di MLT sama amorete dan satu lagi disini eunkyo bener2 KEREEEEEEN sumpaaah suka gila sama karakter yg dibangun oleh eonni untuk eunkyo disini wis pokok e sumpaaaah gila sukaaa buangetttt #plkkkklebay😀

    ditunggu kelanjutannya eonni, pokoknya bikin ane makin penasaraaaan sama nih kelanjutannya.
    eonni fika daebakkkkk

  29. hallo,akhirnya aku si reader uzur bs nongol lg dsini,maaf ya ny park,bru smpt coment lg skrg,wah rsnya aku gak bs melukiskan rs kegembiraan yg luar biasa,krna ny park telah mewujudkan khayalan abal2 ku kedlm crita yg dikemas dng sangat menarik,makasih bnyk ny park atas kerja kerasnya,mudah2an readernya slalu brtambah,met mudik juga smoga slamat sampai tujuan

  30. Omo , ini bgus eon , aku bru bca , pas eonnie ksitau td🙂 mian😦 . Ini karakter baru teukyo kan ya . Penasaran jg, pengen bca next partnya😀
    KEEP WRITING Eonnii~aa ^^

  31. waaaah~~ini asik cerita terbaru TeuKyo couple ^^
    karakter Eunkyo yg biasa ny terlihat pasrah dengan keadaan(?) #apa deh,kekeke~ini keliatan lebih strong,,yay..aku sukaaaaaaa :3
    dan biasanya Jungsoo oppa yg selalu ngebet(?) ngejar Eunkyo oenni,ini napa jd bad boy si oppa -,-
    tapi tetep aku sukaaaaaaaaaa,aku sukaaaaa,aku sukaaaaa, hahahahaha #maruk

    • pasrah terhadap keadaan? kaya putri salju? cinderella? hahahahahaha, najong tapi…
      lebih strong itu kadang2…
      bad boy? molla, g bad bad banget juga si…

      terima kasih udah suka sayang…

  32. Hoollllaaa onnie,, aq reader bru,, prima imnida.. 93 line,,
    bru bca ne ff,. SUMPAH SERU !!!
    Ish, jungsoo ma enak aj bwt prjanjian klw dy bleh nyentuh eunkyo wlwpun dy bebas jga sm kksihnya itu,,,
    d tggu crita ljtan ny onn, aq bca part 2 y??
    O y, aq bleh mnt PW?? Gmna cra ny??

  33. ;A; ff disini bagus2.. Belum sempet baca satu2.. *pelan2*
    yg ini ceritanya beda sama yg lainnya.. suka deh sama karakter eunkyo nya di sini.. enek banget sumpah sama yeon su nya -_-
    *lanjuut part 2 udah menanti* ‘-‘)

  34. Kakak.. Aku mampir..
    Demen lah sma genre kayak gini married life..
    Jadi ceritanya itu donghae suka sama eunkyo atau kyuhyun yang suka??
    Hhehe si jungso😐 asdfghjkl bener..

    • siapa yah kira32 yang suka aku antara mereka berdua itu? eo?
      aku juga suka genre begini…
      soalnya susah klo aku bikin yang pacaran, aku g ngefeel…
      jadi kalo yang masih suka hura2, pacaran2 gimana gitu, mending menjauh aja dari blog aku… soalnya disini hanya akan ada married life…

  35. hihihihihi, mian eonni, aq bru bca, part 1 kurang ngefeel klo menurut aq, menurut aq yah, g’ tw klo menurut org laen,kkkkk

    itu si kyu ma ae rin kyk tikus n kucing, tp aq ska mrk berdua, *meta melayang dah tuwh,hahahaha
    eonni, jgn blg klo hae ska ma eunkyo, kan klian sodara kmbar, g’ blh suka”an *plak,
    youn su yah nma tuwh cwe pcr jung soo oppa,? aq paling anti ma cwe manja sok ngatur n TPCP macam dy, aq ikutan emosi pas eunkyo dtampar trus si jung soo malah nyuruh eunkyo nyiapin srapan buat dy, helloooooooooo, dy spa,? kenal jg kagak mw nyiapin sarapan, nyiapin racun bru pas *kesel

    • g blh suka ma onge??
      klo onge yg suka boleh dong??

      ini ff coba2… hahahhahahahhaha
      mungkin karena sedikit beda karakter makanya kaga ngefeel put…
      hello nya kpanjangan put…
      berasa sinetron alay deh….
      TPCP apaan put? jgn pake bahasa gahol ah put…

      • yeiy, itu sma ja kli eonni, .__.
        bwahahahahaha, sinetron, aq lbh milih bca ne sinetron drpd nonton sinetron yg dtipi” tuwh,kkkk
        TPCP tuwh tebar pesona cari perhatian eonni, hahahaha, bhsa jadul itu mah, bkn bhs gahol,hihihihi

  36. annyeong…~kenapa ya klo teuk oppa yg maen pasti cerita’y gk jauh beda dari perjodohan ckck pa teukie oppa gk bisa cari calon sendiri ya?..tp jujur setiap ff oppa yg kyk gini pasti lebih menarik.ku slala dpet feel’y dstiap ff oppa yg kyk gini..
    ngebayangin eonnie eunkyo dff sblumya yg beda kracter,disini kracter’y lebih tegas n’ itu yg bikin ff’y gk ngbosenin dan bikin penasaran sm next story’y
    so…ku harap ngepost ff yg lanjut dan lanjut’y gk lama”
    annyeong

  37. *Lap bibir Teuki Oppa*
    Kebanyakan, tokoh antagonis/orang ke3 namanya mirip, di My Princess, Oh Yunju. di Lie To Me, namanya Oh Yunju juga, disini namanya Kim Yeonsu.
    Aku ga suka Yeonsu, musnahkan saja dia *bawa obor* *sadis*
    aku ga suka Teuki Oppa deket ama cewe laen slain Eunkyo Eonnie.
    Apalagi ampe nyipok2 sembarangan.
    Oppa, cepat bersihkan bibirmu dengan air 7x. *dikira najis*
    Aku suka ceritanya eon.
    Ada suami saya juga.
    The Sexiest Fish in the world, Uri 이통해 Lee Donghae.
    Udah ah, aku malah komen gaje gini.🙂

  38. oenni anneyong……….
    semenjak aku sibuk dengan sekolahku aku jarang mampir ke sini huhu n___n
    aduuuh ini mah keren keren keren oenni, leeteuknya jadi keliatan bimbang amat dah haha semoga teuk ahjussi cepat menentukan pilihan haha😀

  39. aye kelar jg bc part 1 nyaaa yeyy
    ff baru bkin penasaran eon… Karakternya emang brubah tp yg jelas brubah mah jungsoo ajushi
    Hoho

    Dan ini ceritanya menarik dah… Penasaran kan mia jdnya… Ohy mia sebel dah ama karakter yeon su… Wkwk
    Dan yeyy ada hae, kyu, umin, ama ukkie
    Rameee

  40. kyaaaa oenni..
    sblmnya q minta maaf dl dahhh..
    oenni joengmal mianhae *bow*
    Q sll bca updatean oenni tp g pnh bsa ninggalin jejak bibir KRY coz q bcanya lwt hape..
    ne bru bsa coment gr2 bsa buka lwt lepi..
    haaaahh ada cerita baru..q suka oenni sama crtanya!!
    teukyo daebak!!
    oenn,kpn2 bwt crta raena-minho y oenn..
    hehehehe
    oenni fighting!

  41. masih ingatkah dgn saya ny park.hehe
    sudah skian lama gak baca2 fanfic membuat diriku pusing melihat layar yg dipenuhi dgn huruf2 kecil yg amat bnyaak.
    hahaha

    ternyata ada perubahan nama saat aku membuka blogmu lagi . roman teukyo.!! buahahaha

    aku suka alur ceritanya.
    #langsung lari kepart 2

  42. dapet feel lgi kan?
    selalu🙂
    tiap baca FF author, tangan.ku slalu merinding badai, biar kata lebay, kaga apa.apa deh🙂
    hehehee🙂

    kadang aku jd sorng silent reader (*uppss keceplosan), tp tiap baca FF author, kok gag bisa ya?
    benar.benar ajaib (*plakk*lebay)
    keep writing, thor
    ^^
    #tinggalinjejak

  43. Eonni,,,,,dah lama ga baca FF eonni,hix3x,internet modem lg kolabs bin kembang kempis……..maaf ya eon kalo aku jarang ninggalin jejak * pengakuan dosa. heheheheheee
    Eonni, aku suka sama karakternya Eun Kyo a.k.a Nyonya Park disini, Girl Power Yeaayyyyyyyyy…….
    Eonni si Yeon Sunya ga boleh di pites aja apa ya, ayo Eon buat Teukpa bertekuk lutut didepan Eun Kyo……hihihihihihihii
    Walaupun ada typo dikit tapi ga begitu pengaruh, dan aku bisa tetep dapet feelnya……..Suka Suka Suka…….
    Daebak Eon.

  44. eonni.. lama banget baru buka ni wp..
    pas buka eh udah bnyak bgt ff yg eonni posting…

    sumpah ini ff keren banget..
    waw karakter nya si eunkyo dsini keren dan tangguh bgt.. like this bgt
    ayo eunkyo buat teuki oppa kelepek klepek….hahay

  45. oke sesuai rekomendasi, aku baca ini. awal baca tentang perjodohan walaupun sering bc yg jenis perjodohan gni tp entah kenapa aku ttp suka ehehe
    aku suka karakter cewe nya *eunkyo* keren. biasanya aku nemuin yg kaya gt cwo tp ini cwe ehehe
    pendeskripsianny jg enak, ga ngebosenin . oke dh aku lanjut part selanjutnya yaaah~~~

  46. oenii…anneoyong aku br baca part 1, walau ceritannya uda banyak yg begini tp cara eunkyo hadapi jung soo oppa keren gila galak bgt oen…
    aku mau bc part 2 dl oen :-))

  47. anyeonghaseyo eonni…. lailatus sakinah R imnida, aku reader baru eon. ff’y keren eon, aku suka gaya bahasa’y. aku suka karakter eun kyo. meski cerita perjodohan untuk menyelamatkan perusaaan sudah sering menjadi tema ff laen tp aku tetep suka sama ff eonni. karena meski kadang tema sama, tapi pasti ada perbedaan. salam kenal eonni🙂

  48. halooo eooonnn. aku nashia. aku reader baru eon. izin berkeliling (?) disini ya.. :3
    aku baru baca fanfict ini. alurnya rapi, enak dibaca. konflik juga kyaknya keren ni, complicated gitu. sekali lagi salam kenal..🙂 #bow

  49. Eonniiiii~ *teriak pake toa masjid* mian baru bisa bc .___.
    mrinding bc ni ff = =v brrrrr
    di pertemuan pertama udah ada cek cok sengit yg seru kkk
    tp eunkyo disini sadis bin tegar(?) ae – -a hebat banget ngolah kata menjadi kalimat yg membuat org terpaku(?)
    donge lopeklopek ama eunkyo kah eon? *reader sotoy*
    keybum bakal muncul di ff ini g nih xD
    lanjut ke part berikutnya ~>>>

  50. Eonnnniee..
    In Mega..
    Berusaha coment dg signal seadanya..
    Kemarin bener2 merasa bersalah karena gak bisa koment 1 katapun di MLT..
    Smoga rasa bersalah itu terbayar di LTD..
    Mianhae..
    Eonnie, suka kata2 ending Eun Kyo..
    Jleb banget tuh..
    Tajam euy..
    Karakternya beda banget yak..
    Gak kaya biasanya..
    Eun Kyo-nya jutek juga..
    Mulutnya tajam..
    Trus si Jung Soo rasanya mw ditendang..
    Persyaratannya bkin bete..
    Keuntungan smua ada sama dy..
    Ajdjusi genit..
    Kkkkk..
    Ok sya mw lanjut ke next partnya deh..
    Bye.. Bye..

  51. ini ff pertama yang aku baca disini.
    ini kereeeeen! walaupun agak sebel sama kelakuannya jongsoo yang plin plan -,-
    oke engga tau harus koment apa lagi eon, aku mau lanjut ke part 2 hehe

  52. anyyeong q reader baru,,, salam kenal….
    semangat nih baa y karna yg main teuki,,,, ngak terlalu banyak ff leeteuk yg kyk kyuhyun gt,,, ada couple tetap y n cerita y kuat klo kyuhyun kan banyak kyk KyuNa,KyuRa,dll tapi klo teuki karang n ini q nemu n cerita y seru…..
    leeteuk y tega bgt bener deh krn kebawa suasana ff q jadi agaj sebel n ngedumel nih setelah baca krn tingkah leeteuk tu….
    dia ngak ngerasain di posisi y eun kyo n mana eun kyo y dikatain ma pacar y teuki……

  53. kyaa.. eonni.. aku mulai dari ini aja bacanya, biar nanti skalian sama missing scenenya biar ngalir😀
    aku greget kenapa eonni gak bales aja tamparannya? >,< eunkyo bener2 tegar disini, dan masih penasaran sam sikapnya donghae..hih.. jangan2 suka ya?? oke aku lanjut yaaa ^^

  54. Aku suka……………………
    Baru part 1 aja udah bikin aku ketagihan, aku rapel nih bacanya sekarang….
    Sekalian melepas kangen sama uri nampyeon “Prajurit no 85 Park Jung Soo”….

    Onie kenapa pake PW??? aku kan jadi kagak bisa baca on….aku kan masih polos *ditendang

  55. nemu lagi ff teuk oppa dan genre nya married life lagi..suka suka sukaaa..kenalin aku readers baru..baru nemu blog ini..nemu gak sengaja..suka karakter eunkyo nya disini..jungsoo oppa belum knl aja ini sm eunkyoo..okee aku mau baca next partnya dulu..

  56. wuahhh biasanya yah klw ff yg uda aku baca si istri’y psti di tindas sama pacarnya hahaha tapi si eunkyo keren ya *baca kalimat terakhir*

    terus baru kali ini baca ff yg cast’y teukie hahaha biasanya uri evil kkkkk

  57. Kyaaaa….cerita br lg..asyek asyekk member suju lovely…suka alur n isi cerita, walo msh part 1 tp kyke akan da yg laen..suka2…lanjut, tp ni blm ending ya…mg bs smpi end. Oia amourette nya d terusin dong fik, nanggung bgt paling g tambh satu part biar g penasrn, sorry byk nuntut hee…

  58. Wow suka banget sama karakter Eun Kyo di sini.Apalagi waktu part akhir yang bicara ama Jung Soo kkk biar tahu rasa tu Jung Soo.Kesel banget tu ama Yeon Su.Jadi gregetan sendiri

  59. Ini keren , teukyo beda di ff ini . Dan bodohnya saya baru baca ff ini . Ahahaha
    Saking tertariknya sama MLT saya mengabaikan ff ini .
    Mianhaeyo onnie .fufufu
    Ini menarik lanjutkan onnie . Fighting
    Wkwkk

  60. ceritanyaa menarik (y)
    baru part awal udah bikin penasaran bingit :3
    suka bangett!!
    ahiyaa.. annyeong.
    saya reader baru. izin baca yak:)

  61. Annyeong… Reader baru… *bow*
    Whoooaaa,,,nemu blognya Uri leader😀
    Sekali baca lngsng suka sm karakter eun Kyo…
    Aigooo, si yeon su bnr2 mnt digoreng >< aishhh..
    Tp pas baca yg ini "Yang empunya perkataan pun tidak kalah terkejut atas apa yang dia ucapkan." saiia lngsng ngakak. ㅋㅋㅋ
    Kerennn, rapi, Dan panjangnya pas!!!!! *__*
    Sukaaaa….

  62. jung so jd lembek kalo berhadapan dg eommanya,, dan diat mohon” sm eun kyo bwt bujuk eommanya,, wah eun kyo kau hebat
    masih awal” jd belum trlalu knfliknya
    dan lee donghae, apa kau menyukai park eun kyo?

  63. Anyeongggg..
    Cha imnida🙂
    Eonnie q reader baru disini, q nemu(?) blog ini dr metaminisme,
    hoaaa.. Pertama baca q trsanjung ama apa yg babenya teuki bilang ytg wanita pas di a blang klo teuk mau di jodohin dan ibuknya yg ngambek cz teuk mau nolak, tp pas di bawahh suka bgt ama konfliknya.. Feelnya ngena banget🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s