Park Family : Love for My Family

Standar

Author : PARK HYUNCHAN

AUTHOR POV

“Oppa kita akan kemana?”

Pertayaan yang akan sangat sulit  untuk di jawab jika kau tidak memiliki tempat tujuan pasti. Seperti  kedua kakak beradik Jung Soo dan Hyunchan yang tau arah tujuan mereka. Hanya melangkah tanpa berujung. Jika setiap orang memiliki rumah sebagai tempat singgah mereka maka bagi Jungsoo dan adiknya setiap tempat adalah persinggahan terakhir mereka, karena mereka memang tidak memiliki rumah yang menjadi tujuan terakhir mereka. Selama sebulan terakhir mereka berdua terbiasa tidur di mana saja dan makan apa saja yang bisa mereka makan, termasuk makanan sisa.

Ekonomi yang terpuruk membuat Jung Soo dan Hyunchan kehilangan kedua orang tua mereka. Penyakit tanpa obat telah merenggut kebahagiaan mereka, membuat mereka tidak bisa hidup layaknya anak seusia mereka yang bisa bermanja dengan orang tua mereka. Di usia sebelia itu Jung Soo harus bekerja apa saja demi mengisi perut ia dan adiknya, sayangnya selama ini hanya segelintir orang yang mau berbaik hati memberikannya sedikit rezeki, kebanyakan yang ia dapat adalah cacian karena penampilannya yang memang sangat menghawatirkan,dengan kata kasar menjijikan.

Anak dengan usia 10 tahun dan 7 tahun harus memikul beban hidup yang seharusnya tidak mereka rasakan untuk saat ini, Jung Soo sering putus asa dengan semua yang di hadapinya, tapi saat ia melihat wajah adiknya yang harus dilindunginya, maka semangat hidupnya akan timbul kembali. Ia sangat meyayangi adiknya.satu satunya bagian keluarga yang ia miliki.

JUNGSOO POV

“Oppa aku lapar”

Ingin menangis rasanya mendengar rintihan Hyunchan, ia terus memegangi perutnya.aku harus tegar. Ku pandangi sekelilingku untuk mencari sesuatu yang mungkin bisa kulakukan atau kudapatkan untuk menghilangkan rasa lapar adikku.

“Oppa akan cari makanan untukmu, kau tunggu disini dulu dan jangan kemana mana sampai oppa kembali, arasseo?” Hyunchan menganggukkan kepalanya.

Mataku melihat sebuah cafe yang ada di seberang jalan raya ini. Tujuanku sudah pasti kesana, apapun akan aku lakukan agar aku dan Hyuchan bisa mengisi perut kami. Hanya inilah yang bisa aku berikan padanya, aku tidak ingin terlihat rapuh di depannya, bahkan tangisanku pun sering kusembunyikan darinya. Aku ingin jadi penyemangat baginya. Aku berjanji pada diriku sendiri bahwa suatu saat ia pasti akan hidup dengan layak, seperti anak anak yang lain.

Aku menyeberang jalanan menuju sebuah cafe yang sederhana, sedikit takut saat tanganku memegang kenop pintu cafe ini. Takut karena terlalu seringnya aku mendapatkan sesuatu yang buruk saat berhadapan orang orang yang ada di dalam, padahal aku hanya ingin mereka memberikanku pekerjaan apa saja bukannya meminta minta.

“Apa yang ingin kau lakukan disini? Kenapa berdiri di depan pintu?”

Aku terkejut mendengar suara seseorang di belakangku.aku menolehkan kepalaku ke belakang, seorang yeoja sedang memandang aneh padaku.

“Aku ingin bertemu dengan pemilik tempat ini. Aku sedang mencari pekerjaan, adikku sedang kelaparan”

Yeoja itu tidak membalas perkataanku tapi malah masuk ke dalam dan berlari kecil menuju ke arah dapur cafe ini, sementara aku masih tidak beranjak dari tempatku.

Tiba tiba pintu cafe ini terbuka dan mengeluarkan seseorang yang seumuran dengan appa, mungkin ia ahjussi pemilik tempat ini.

“Kau ada perlu apa denganku anak kecil, kata  Eun Kyo kau ingin bertemu denganku”

“Eun Kyo?”

“Anak  perempuan  yang bertemu denganmu tadi disini”

“Oohh,,,apakah aku bisa bekerja disini ahjussi.adikku lapar dan kami tidak mempuyai uang untuk membeli makanan. Aku bisa bekerja apa saja” Ahjussi itu tersenyum menatapku. Aku jadi teringat appa.

“Di mana adikmu?” aku menunjuk ke arah hyunchan yang sedang duduk di pinggiran trotoar sambil menopang dagunya.

“Bawa dia kesini,jangan sampai dia sakit karena menahan rasa laparnya” aku mengangguk dan pergi menjemput Hyunchan.

***

Kubersihkan ruangan ini dengan semangat dan wajah yang berseri-seri, ini karena Ahjussi memberiku  dan Hyunchan  makan sepuasnya. Energiku jadi bertambah dua kali lipat. Hyunchan saja sampai tertidur lelap karena perutnya terlalu penuh dengan makanan.

“Jung Soo-ya, di mana rumahmu ? Selesai membersihkan itu kau boleh pulang, ini sudah terlalu malam”

“Aku tidak punya rumah Ahjussi” aku menjawab pertanyaannya sambil tetap membersihkan meja meja

“Selama di mana kalian tidur?” ia menghentikan pekerjaannya,ia menatapku.

“Kami tidur di mana saja ahjussi” jawabku santai

“Kau tidak bersekolah ? kemana orang tua kalian?”

“Eomma dan Appa sudah meninggalkan kami.aku tidak boleh ikut belajar Ahjussi. Kata Sosaengnim aku harus bawa uang dulu ke sekolah”

“Keureyo”

AUTHOR POV

Jawaban polos dari seorang anak kecil seperti jungsoo, telah menyentuh hati Tuan Park. Sejak tadi ia terus memandang Jung Soo yang sibuk membersihkan meja dan menyapu lantai. Teringat ia bagaimana Eun Kyo bersedih saat di tinggal oleh ibunya. Ia merasa tidak bisa memberikan kebahagiaan pada Eun Kyo. Ia dapat merasakan bagaimana kesedihan yang di rasakan Jung Soo dan adiknya saat orang tua mereka pergi menuju alam lain, dan itu bukan hanya seorang melainkan kedua orang tuanya.

Tuan Park melanjutkan pekerjaannya menghitung pendapatan cafenya hari ini. Namun  sekejap langsung berhenti, keningnya berkerut tanda ia memikirkan sesuatu.

“Jung Soo-ya apa kau mau bekerja denganku ?”

Pekerjaan Jung Soo terhenti seketika, ia menggerakkan kepalaya untuk melihat Tuan Park.

“Ye ??”

“Kau ingin bekerja denganku ? Aku tidak punya pegawai dan kurasa kau bisa membantuku. Kau juga boleh tinggal di sini, jadi kalian tidak perlu berpindah pindah lagi, kau setuju atau tidak?”

Seakan tak percaya dengan apa yang di dengarnya baru saja, Jung Soo masih diam ternganga.

“Apa kau keberatan ?”

“Aku tidak memaksamu”

Jungsoo langsung mengangguk dan tersenyum cerah. Setidaknya ia tidak lagi berpindah tempat untuk tidur, atau mengais makanan untuk mengisi perutnya dan Hyunchan.

“Aku sangat mau Ahjussi, tidak di bayar juga tidak apa apa, yang penting aku dan adikku bisa tinggal dan makan dengan baik. Jeongmal gamshahamnida Ahjussi”

Berkali kali Jug Soo membungkukkan badannya sebagai tanda rasa terima kasihnya. Ia kembali bekerja dengan gesit. Bahkan lebih bersemangat dari yang tadi. Bagaimana tidak, ia dan hyunchan tidak perlu lagi kebingungan hanya untuk mencari tempat tidur.

***

20 YEARS LATER

HYUNCHAN POV

Bangun pagi adalah rutinitasku setiap paginya.Menyiapkan semua hal di pagi hari sangatlah menyenangkan, termasuk mengganggu tidur  adik kecilku.

“Kai, ireona” aku mengguncang bahunya agar ia membuka matanya

“Ehmmmm” bukannya bangun ia malah mengganti posisi tidurnya

“Ini hari pertama kuliahmu kai,tidak boleh terlambat” aku membuka tirai kamarnya.masih tidak bangun juga

“KIM JONG IN,,” aku menekankan ucapanku menyebutkan nama aslinya. Satu-satunya senjata agar ia menuruti ucapanku. Seperti sekarang, ia langsung melompat menuju kamar mandi.

Di apartemen ini aku hidup hanya berdua dengan Kai atau kim jongin. Kakak tertuaku Park Jung Soo tinggal bersama istrinya dan anak mereka yang lucu. Oppa tinggal tidak jauh dari tempat kerjanya.aku memilih mandiri dan tinggal dengan Kai. Aku membeli apartemen dengan uang hasil dari kerjaku. Hal berguna yang di ajarkan oleh oppa padaku. Bekerja keras dan menghargai segala hal termasuk waktu.

Kalian mungkin heran, aku menyebut Kai sebagai adikku padahal kami berbeda marga. Aku Park dan ia Kim. Takdir yang membuat ia hadir dalam keluarga kecil kami. Kai kecil yang aku temui sedang tidur di depan cafe Park Hhjussi, yang tidak lain adalah tempat tinggalku. Saat itu aku  berusia  empat belas tahun,begitu terkejut saat membuka pintu ada seorang anak berumur lima tahun sedang meringkuk sakit di depan pintu cafe. Aku langsung memanggil Oppa dan Park Ahjussi. Nasib yang di alami nya sama sepertiku, hanya saja dia hampir menjadi korban perdagangan anak-anak. Hal itulah yang membuatku memohon pada Oppa untuk mengijinkannya tinggal dengan kami, aku sangat menyayanginya.

“Good morning Noona” kai mencium pipi kananku

“Seharusnya kau ucapkan saat pagi tadi, sekarang sudah siang” aku terus bergerak di dapur menyiapkan bekal untuknya.

“Jam delapan itu masih pagi Noona”

“Habiskan sarapanmu dan,,ini bekalmu” aku menyerahkan sekotak makanan untuk makan siangnya. Ia tersenyum

“Arasseo,,aku berangkat”

Seperti inilah aku setiap paginya, merasa kehilangan jika ia tidak ada atau sedang menginap di rumah Jung Soo Oppa.

Saat ia pergi kuliah maka aku juga pergi  ke surga duniaku. Tempat di mana aku bisa mewujudkan apa yang aku inginkan. Tempat itu adalah restoran kecil hadiah dari Oppa yang aku kelola sendiri. Ia tau aku hobi memasak dan,,,makan. Penghasilan dari restoran ini yang aku pakai untuk kebutuhan sehari-hariku dengan kai.kalau biaya kuliahnya msih di tanggung oleh Oppa. Ia tak mengijinkanku membantunya.

Kusiapkan segala keperluan dapurku untuk memulai menu baru hari ini. Kalian tahu siapa yang selalu jadi kelinci percobaan masakanku? Sudah pasti Kai. Ku ambil celemek masakku lalu kupakai di bantu Hyunmi yang mengikat bagian belakang celemek ini. Ia adalah pegawaiku. Ada  dua orang lagi sebenarnya. Hyunmi dan San Gi di bagian waitress , Rae Na di bagian kasir. Aku sendiri sebagai koki.

DDRRRTTT DRRTTT

Ku buka sarung tangan plastikku yang biasanya ku gunakan saat memasak. Ku raih hp ku di saku celanaku. Kulihat nama yang tertera di layar hp ku.

“Yobusaeyo,,Wae Eun Kyo-ya?” samar samar ku dengar suara isak tangisnya

“Eonni-ya,,oppa,,,”

TBC

NOTE: annyeong…..dah lama ga nyampah disini..maaf karena udah ngasih ff yang super pendek ke hadapan kalian.ke galauan ku bikin semua ide yang ada di kepala mampet.kalau respon reader semua bagus berarti saya bakal lanjut ff ini.tapi kalau ga ya sampai di sini aja.gomawo buat adik ipar yang lagi lagi mau ngepost ff gadunganku.selamat membaca ya….

Vikos say : onnie~yaaaaaaaaaaaaaa ini mah bikin Fika galau tau!! Itu kenapa ga dterusin? Eoh? Oppamu selingkkuh! Kyaaaaaaaaa bikin Fika stres!! Hufh, seolah aku ingin menumpahkan semua kekesalanku, onnie…..!! gamsahae sudah bersamaku selama ini… saranghae….

81 responses »

  1. AHHH ADA KAI-KU :*** JONG-IN OPPA AISHITERUUUU~ /plakplak

    oke. itu kalimat pembuka teraneh sepanjang abad per-komen-an(?). Tapi sumpah aku seneng Kai nyempil disini. Hahaha.

    INI GANTUNG BANGET YAALLAH…. ada apa dengan bebek doer satu itu? kenapa Eun Kyo nangis? Omaygat…. oke. aku seneng eonni sedikit menyiksa(?) si bebek di awal cerita. Karna aku lagi badmood ama dia /digebuk/

    segitu aja ah. lanjut gamau tau–” kalo gak kai aku ambil -lho?-
    oh, apakah aku first? e___e

  2. DAEBAK!!!

    Suka bgt pas bagian kai-hyunchan yg bangun tidur xD

    Tapi knp ceritanya harus ganting disaat eunkyo nelfon? ;—-;
    Ada apa ini?
    Ditunggu lanjutannya kak xD

  3. haduh, awal cerita miris banget. gak kebayang gmna teuki oppa hidup jadi tuna wisma, bersama adenya tentunya. kekeke
    suka ada anak exo nympil disini, kalo boleh masukan sehun jg ya,
    oh, shiit !! Akhirnya gantung bangett ! Musti lanjut ya thor ! Hwaiting ~

  4. eonni~ya ……….
    cepet lanjuttttt dooong..

    ih… bikin penasaran taukk !!!

    .. lanjut ! lanjut! lanjutkan !!
    ditunggu,, jangan lama-lama …

  5. eonny.. tbcnyaa galaaui..
    kenapa itu oppaku..?
    hamil? lol.. hihihi..
    kapan ini lanjutannya? mlttt…. aku mau mlt.. hihi..

    ada Kai.. dongsaengku yg ganteng.. hihi

    uda deh aku bgg ngmg apa.. huff.. bye eon.. lambai lambai ama kyu..

  6. waaaaaah ini tho FF yg dismskan unni fika
    daebakkkkk, tapi ntu kenapa TBC aaaaaahhhh, jangan bilang jung soo mau selingkuh lagi, jebal author jangan biarkan maslaha selingkuh lagi, sudah cukup ntu di amourette😀
    ini harus wajib kudu di lanjutkeun, saia dukung sejuta persen ^^

  7. *Nglap ingus dlu..
    Onnie, knapa awl crita’y sedih bgt? Aq mpe nangis nih..:-(

    pantesan d sruh mnta lnjutan’y, t’nyata end’y gantung.. Bikin pnasaraaan.. Oppa’y knapaaa?

    Oniieee, lanjuuut..:-P

  8. Jaaahhh
    ad ff bru tah..!!
    Yaa alloh nie crita awal’a miris amat eonni, ksian cie oppa!!
    *lap ingus*

    Kyaaa…>,<
    ad Kai nyempil d'atas, *treak gaje*
    Hyunchan eonni,
    *sya kga tau nma asli'a -_-* lam knal ych?!

    Ayoo d'lanjutkn crita'a eonni ^^
    klo prlu bqin yg lbih miris lg!! *eh?!

  9. Astagaaaa ini FF aku baru sempet baca,eonni yaaa ini kenapa gantung beginiii ??? Padahalkan lagi seru,ini baru juga nyeritain kehidupannya yg skrg😦

    Aaahhhhh,must lanjuuttt eonnn,lanjuuuttttt, suho juga blom nongol *loh
    Hahahaahahahahaha😄

  10. astaaaaga aku beneran nangis mana lg di angkot udah dah nungguk dah kepalaku…
    Sumpah paling gk tega sm kisah2 anak kecil yg sengsara bgtu… Tp untung ktmu ama park ajushi.,

    Dan ini beneran pendek #plak
    Lg serius bca tw2 ada tbc pngen ditendang dah tuh tbc #eh
    Hehe ^^v
    Aku kira ini oneshoot tw2nya part-an ini kudu dilanjuuut… Seruuu

  11. sedih banget cerita awalnya oen.. g kebayang soo oppa jadi gelandangan gitu..*ditabok soo oppa*
    hehehe….

    kirain oneshoot g taunya TBC..
    ditunggu ya oen..
    kira2 soo oppa nikah ama eun kyo apa ama aku nie,,,
    wkkkkk,,,

  12. pendek banget ini eonni…
    tapi tetep daebak…. kan aku nangis lagi…. aaaahhh somvret emang…. bisa sajong eonni-eonni ini buat ff, kdg senyum sendiri, ketawa, dan nangis…
    daebak!!!

    lanjuuuuuuuuutt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s