TeuKyo Couple : Marry You

Standar

AUTHOR : HIZWANI

Eun Kyo POV

Aku sedang merapikan cafe milikku ini untuk segera ditutup. Sangat lelah, tapi mana mungkin kutinggalkan cafe ini dalam keadaan berserakan. Baru saja aku ingin beranjak, seseorang masuk ke cafe dan langsung duduk dengan enaknya tanpa memperhatikan tulisan CLOSE di depan pintu masuk. Kuperhatikan dari jauh sepertinya dia sedang mabuk, bulu kuduk ku sedikit meremang takut untuk mendekatinya.

“Mian. Cafe sudah tutup. Anda bisa berkunjung lagi besok”

Dia sama sekali tak bergeming dari posisinya. Duduk terkulai lemah, dengan kepala tergeletak diatas meja. Aku menyentuh bahunya sedikit menepuk untuk menyadarannya. Dia bergerak, menatap kearahku. Park Jung Soo, leader SUJU ini terdampar di cafe ku dalam keadaan kacau seperti ini. Astaga jika aku orang jahat, aku akan langsung menelfon wartawan untuk meramaikan acara infotainment besok.

“Cafe sudah tutup” ulangku lagi

“Ah, agasshi tolong berikan aku segelas wine”

“Kami tidak menyediakan minuman beralkohol. Bisa anda keluar, cafe ini sudah tutup”

“Ah, ne” balasnya sambil beranjak pergi

Aku memperhatikannya berjalan sempoyongan menuju pintu. Ada sedikit rasa nyaman ketika melihat wajahnya. Yak, Park Eun Kyo apa kau gila merasa nyaman dengan seseorang belum kau kenal? Eh, tapi aku mengenalnya bahkan aku mengidolakannya. Dia saja yang tak mengenalku.

Aku membuka pintu bermaksud untuk segera pulang. Betapa terkejutnya aku melihat pemabuk tadi tergeletak di tanah depan cafeku ini. Aku mencoba membangunkannya, tapi dia hanya berdiri dengan tatapan kosong. Baiklah, aku akan menjadi orang baik hari ini dengan membiarkannya menginap di rumahku.

Sesampainya di rumahku, aku membaringkannya di tempat tidur. Badannya sedikit panas, akupun mengompresnya dengan air untuk sedikit menurunkan panas badannya. Wajahnya sangat tampan, membuat siapa saja tidak bisa melepas tatapan dari wajahnya. Jantung ku berdetak tak menentu saat menyadari tanganku digengam erat dan diletakkan di atas dadanya. Aku mencoba menarik tanganku, tapi usahaku sangat sia sia. Setengah jam berlalu mataku masih bisa bertahan, tapi lama kelamaan aku pun tak sadarkan diri.

Leeteuk POV

Aku terbangun di sebuah kamar yang kuyakini bukan kamarku. Kamar yang sangat rapi, nyaman dan beraroma anak-anak. Kepalaku sedikit pusing, mungkin akibat wine yang aku minum tadi malam. Lalu aku dimana sekarang?

Aku terkejut saat mendapati seorang wanita tidur terkulai dilantai dengan kepala diletakkan di tempat tidur. Sedikit tersentak saat mendapati tangannya berada di genggamanku, sangat pas untuk aku genggam, terasa nyaman saat melihat wajahnya yang polos saat sedang tidur. Aku tersenyum saat dia mulai mengerjapkan matanya. Tersadar dari tidurnya, sungguh pemandangan yang sangat aku sukai.

Aku menatapnya dalam, dia balik menatapku. Mungkin dia belum menemukan kesadarannya kembali. Perasaan bahagia saat bisa melihat wajahnya baru bangun tidur, wajah yang belum tercemar zat kimia apapun, wajah asli miliknya. Sangat mempesona, wajah yang mampu membuat semua pria normal akan bertekuk lutut dihadapannya.

“Aku ada dimana?” tanyaku

“Dirumahku, tepatnya dikamarku” jawabnya dingin

“kenapa aku bisa disini?”

“Apa kau tidak ingat incident tadi malam?”

“Aku mabuk, lalu aku pulang dan aku tersadar disini” jawabku tak yakin

“Kau memang mabuk, tapi kau tidak pulang kerumahmu melainkan datang ke cafe ku dan tergeletak di depan cafe ku. Dan sekarang bisa kah kau melepaskan tanganku? Aku lapar” pernyataannya yang membuat aku tersentak dan melepaskan genggamanku.

Dia keluar dari kamar, aku mengikutinya. Walaupun masih terasa pusing hebat dikepalaku tapi rasa penasaranku terhadap gadis ini lebih mendominasi. Dia pergi ke dapur membuat minuman, susu coklat. Lalu berbalik ke arahku memberikan satu gelas untukku dan pergi mengambil handphonenya menelefon seseorang yang kedengarannya memesan makanan untuk porsi dua orang.

Aku masih berdiri menatapnya intens, dia duduk di sofa tanpa memperdulikanku. Apa dia tidak mengenalku? Aku mendekatinya, aromanya tercium di rongga hidungku. Wangi herbal yang biasanya kujumpai di tubuh anak balita, mungkinkah dia sudah memiliki anak?

“Bisa kau jelaskan yang terjadi?” ucapku

“Kau mabuk dan aku tidak tau harus membawamu kemana lagi selain kerumahku. Jadi aku membawamu kerumahku”

“Oh, gomawo. Mian, merepotkanmu” ucapku menyesal

Dia menatapku, tatapan yang sangat aku sukai. Aku tersenyum, dia membalas senyumanku. Astaga, apa aku sudah jatuh cinta padanya? Sungguh aku tidak ingin pergi darinya sekarang, ingin selalu berada disampingnya. Tenang, kupastikan dia akan menjadi milikku. Satu-satunya wanita yang mampu membuatu menjadi diri sendiri, melupakan semua sifat pemaluku pada semua wanita.

“Leeteuk imnida” kataku sambil mengulurkan tangan

“Eun Kyo, Park Eun Kyo imnida” ucapnya membalas uluran tanganku

“Kita satu marga. Sekali lagi maaf sudah merepotkanmu Eun Kyo~ssi. Gomawo”

“Ne”

Bunyi bell membuat kami menatap pintu itu bersamaan. Dia berdiri lalu membuka pintu, masuk kembali membawa bungkusan yang kutebak sebagai sarapan yang dipesannya tadi.

“Ayo sarapan” ajaknya sambil berjalan ke dapur

Dia menyiapkan peralatan makan, aku memperhatikannya. Sungguh gadis yang mandiri. Aku duduk tepat di depannya. Dia memberikan semangkuk sup hangat kepadaku yang langsung kuterima dengan senyuman. Sepertinya dia calon istri yang sangat aku impikan.

“Kau tinggal sendiri?” tanyaku disela makan kami

“Ne”

“Belum menikah?”

“Jika aku sudah menikah mana mungkin aku akan membawa mu kesini Leeteuk~ssi” balasnya

“Bagus, menikah saja denganku. Dan jangan panggil aku dengan sebutan itu, panggil aku Oppa. Arasseo?” ucapku yang membuatnya menghentikan makannya

Dia menatapku. Tatapan heran tepatnya. Wajahnya yang seperti itu membuatku tergoda dan ingin langsung menciumnya. Tapi, itu tidak mungkin aku lakukan, mungkin jika dia menerima lamaran dadakanku ini. Entahkah, aku sangat tidak rela jika melepaskannya.

“Aku tidak bercanda” ucapku lagi

“Jika sudah selesai makan, kau bisa pulang” balasnya dingin

“Aku tidak akan pulang sebelum kau menerima lamaranku” ujarku tak mau kalah

“Kau melamarku? Jadi begini caramu melamar seorang gadis? Jika seperti ini mana ada ada gadis yang mau menjadi istrimu”

“Hei, kau tidak mengenalku? Mana ada gadis yang menolakku”

“Kalau begitu, aku yang akan menolakmu”

“Ah, kau akan menyesal nanti Eun Kyo”

“Tidak sama sekali. Baiklah cepat kau selesaikan makanmu, aku mau pergi ke cafe”

“Kau mengusirku?” tanyaku tak pecaya

“Aku tidak membiarkan orang asing tinggal terlalu lama dirumahku”

“Orang asing? Orang asing ini yang akan menjadi suamimu nanti” ucapku percaya diri

Dia diam saja tak memberikan komentar apapun lagi. Kita lihat saja Eun Kyo~ya, kau pasti akan menjadi milikku. Bodoh, jika kau tidak mempercayai lamaranku tadi, aku benar-benar mencintaimu. Mungkin saat ini kau belum mempercayainya, tapi jika tiba saatnya nanti akan kupastikan kau selalu bahagia dalam sisiku.

***

Setelah pertemuanku dengan gadisku itu, aku selalu mengikutinya setelah pekerjaanku selesai tentunya. Sedikit banyak aku mengenalnya, dia mempunyai cafe dan mengurusnya sendiri, tidak menyukai keramaian, menyukai parfum balita, menyukai jajanan pasar, tidak bisa makan makanan panas, dan sangat fanatic terhadap anak anak.

Hari ini, aku memutuskan menemuinya di cafe. Ah, mungkin cafe ini adalah tempat yang paling berjasa untukku karena jika tidak terdampar disini, tidak akan mungkin aku akan bertemu dengan gadis yang menutup mataku untuk gadis lain, yang membuatku hanya menatapnya saja.

Aku masuk ke cafe dengan penyamaran yang lengkap, masker, kaca mata, serta topi yang melekat untuk menutupi wajahku. Sedikit merasa bersyukur karena pengunjung cafe tidak begitu ramai. Aku memilih duduk di pojok belakang agar tidak terlalu mencolok atau mengundang perhatian banyak orang. Eun Kyo berjalan mendekat, sambil membawa catatan kecil di tangannya.

“Mau memesan apa Tuan?” Sapanya ramah

“Hei, sudah aku bilang panggil aku Oppa”

Dia tersentak. Sedikit terpesona melihat wajah lugunya seperti itu. Eun Kyo~ya, aku sangat merindukanmu.

“Yak, mau apa kau kemari?” tanyanya

“Tentu saja aku mau makan”

“Mau pesan apa?” tanyanya lagi

“Aku tidak akan memesan apapun sebelum kau memanggilku Oppa”

“Baiklah. Kau mau pesan apa Oppa?”

“Nah, begitu kan enak. Aku mau memesan sup hangat dan jus strawberry dan aku tidak akan memakan pesananku itu jika kau tidak menemaniku makan disini”

“Apa-apaan itu?” sungutnya kesal

“Kau harus menemaniku makan siang, dan tenang saja pelanggan cafe mu tidak akan keberatan karena mereka sudah terlayani dengan baik”

“Kau kekanak-kanakan sekali, Oppa” jawabnya sambil pergi

Dia kembali dengan membawa makanan yang kupesan tadi. Aku memperhatikan gerak geriknya menyusun makanan itu lalu duduk dihadapanku. Sungguh, aku sangat mencintainya, menyukai setiap gerakannya. Dia adalah wanita yang membuatku berulang kali merasakan jatuh inta, sepeti remaja yang baru merasakan cinta.

“Cepat habiskan. Waktuku tidak banyak”

“Eun Kyo-ya bersikaplah manis sedikit pada pelanggan. Aku kan tamu dan tamu itu adalah raja”

“Aish, aku tidak mau memiliki tamu sepertimu. Merepotkan”

***

Eun Kyo POV

Aku sedang berada di cafe tempat pribadiku mencari uang. Sedikit terkejut mendapati tamu yang memang kuharapkan kedatangannya. Sudah lama aku menunggunya. Bohong besar jika aku tidak menyukainya, bukan menyukainya tapi ini adalah tahap mencintai. Apa lagi setelah lamaran dadakan itu terlontar dari mulutnya, membuatku menjadi lebih tergila gila lagi padanya.

Aku tidak tau pasti, apa yang dilontarkannya itu kejujuran atau hanya candaan semata. Saat dia memintaku menjadi istrinya aku langsung menatapnya, mencari kebohongan yang tersirat dari matanya. Tapi yang kudapati hanya keseriusan mendalam, tidak ada sedikit kebohongan atau keraguan yang dirasakannya.

Sedikit menyesal tidak mempertanyakan keseriusannya waktu itu. Karena setelah kejadian itu, dia tidak pernah menampakkan diri lagi, hilang bagai ditelan bumi. Dan itu membuatku yakin bahwa aku telah jatuh cinta padanya. Pada seorang leader Super Junior yang baru aku kenal secara langsung.

Hari ini, dia kembali datang ke cafe dengan tuntutan tuntutannya sangat tidak masuk akal. Menemaninya makan siang. Sungguh, aku tidak keberatan bahkan aku sangat senang. Tapi tentu saja dia tidak boleh tau apa yang kurasakan. Aku tidak mau terjebak pada cinta palsu.

Aku kembali kemejanya dengan membawa pesanannya. Sedikit heran dengan pesanannya, sup hangat dengan jus strawberry? Aku menghidangkan semua pesanan itu dihadapannya, sedikit gemetar karena dari tadi dia terus memperhatikanku.

“Cepat habiskan. Waktuku tidak banyak” ujarku sambil duduk dihadapannya

“Eun Kyo-ya bersikaplah manis sedikit pada pelanggan. Aku kan tamu dan tamu itu adalah raja”

“Aish, aku tidak mau memiliki tamu sepertimu. Merepotkan”

Dia makan dengan lahap. Aku menyukai cara makannya yang tidak malu-malu dihadapan seorang gadis. Tidak seperti namja lainnya yang sering menjaga image ketika dengan seorang gadis.

“Jadi, kau sudah memikirkan jawaban lamaran ku kemarin?” tanyanya sambil tersenyum

Senyum yang menampakkan lesung pipinya yang membuat semua wanita akan kehilangan akal sehat ketika melihatnya.

“Tidak akan pernah aku memikirkannya” ucapku bohong

“Heii, kau mau membuat Eomma dan Appa mu kecewa?”

“Apa maksudmu Oppa?”

“Tadi malam, aku sudah menemui orang tuamu bersama orang tuaku. Dan mereka sangat setuju kau menikah dengan ku” ujarnya enteng

“Mworago?!” teriakku

“Hei, kau mau semua pelangganmu pergi? Jangan berlebihan begitu Eun Kyo. Jadi bulan depan kita akan melangsungkan pernikahan. Kau masih mau menyembunyikan perasaan mu padaku? Aku tau kau juga menyukaiku”

“Kau sangat percaya diri Oppa”

“Aku mendapat informasi dari orang terpercaya. Adikmu, Park Rae Na”

Aish, anak itu akan kuhabisi dia nanti. Astaga, jangan bilang dia memperlihatkan semua koleksiku tentang Leeteuk Oppa pada orangnya asli.

“Koleksimu tentang ku sangat banyak Eun Kyo, apalagi yang membuatmu ragu. Aku tau kau menyukaiku” tanyanya serius

“Aku masih ragu” jawabku menunduk

“Aku mencintaimu. Jika itu yang ingin kau dengar” ucapnya lagi

“Bagaimana bisa kau mencintai wanita yang belum 24 jam kau kenal” ujarku kesal

“Semenjak pertemuan itu, aku selalu mengikutimu dan sampai sekarang sudah terhitung hampir dua minggu aku mengenalmu. Kurasa waktu itu sudah cukup untuk meyakinkan hatiku”

“Aku tidak tau” jawabku lagi

“Jika aku tidak serius, bagaimana mungkin aku mengikutimu, meminta ijin pada orang tuamu dan kembali kesini?” kesalnya

“Aku tidak tau. Sudah aku bilang aku tidak tau Oppa. Kau membuatku merasa terpojokkan. Bisa kau meninggalkanku sendiri?” tanyaku

Dia diam. Dapat kulihat dari sudut mataku raut kecewa terpasang diwajahnya. Maaf Oppa, aku takut kau hanya mempermainkanku. Aku bukan seorang wanita yang terlalu gampang percaya pada seorang pria, walaupun pria itu pria yang kucintai.

***

Semenjak kejadian itu dia tidak pernah mengunjungiku lagi. Mungkin dia marah karena sikapku. Bodoh, memang aku bodoh sudah menyia-nyiakan kesempatan itu. Tapi, jawaban itu ada sekarang. Jika dia serius mana mungkin dia menghilang dan tak pernah muncul sampai sekarang? Bukankah seharusnya dia disini untuk meyakinkanku.

Keributan diluar menyadarkanku dari lamunanku tentangnya. Sangat terkejut ketika mendapati sekelompok pemuda masuk ke cafe ku, diiringi dengan jeritan semua pengunjung cafe yang menyadari boy band terbesar di Korea kini ada dihadapannya langsung. Dan wajah itu, tampak jelas sedang menatapku dengan senyum khasnya. Park Jung Soo.

“Annyoeng” sapanya

“Annyoeng” jawab semua pengunjung

“Mian, mengganggu makan malam kalian sebentar. Aku disini ingin meyakinkan seorang gadis untuk tetap berada disisiku. Mungkin, jika dia tidak menerimaku malam ini, aku akan langsung membawanya ke depan altar besok tanpa harus meminta persetujuannya. Park Eun Kyo, ini usaha terakhirku untuk memintamu secara baik-baik. Jika kau masih meragukanku, aku akan membawamu secara paksa”

Nafasku sesak ketika dia menjelaskan maksudnya kesini. Lalu mengapa dia menbawa para dongsaengnya di Super Junior? Alunan music yang sedikit tak asing tertangkap oleh indra pendengaranku. Mereka pun mulai menggerakkan tubuh mereka mengikuti alunan lagu Marry You, milik mereka.

[EUNHYUK] Love oh baby my girl
Geudaen naui juhnbu nunbushige areumdawoon
Naui shinbu shini jushin suhnmul
Haengbokhangayo geudaeui ggaman nunesuh nunmuri heureujyo
Ggaman muhri pappuri dwel ddaeggajido
Naui sarang naui geudae saranghal guhseul na maengsehalgeyo

[SUNGMIN] Geudaereul saranghandaneun mal pyuhngsaeng maeil haejugo shipuh
[RYEOWOOK] Would you marry me? Nuhl saranghago akkimyuh saragago shipuh

[KANGIN] Geudaega jami deul ddaemada nae pare jaewuhjugo shipuh
[HEENIM] Would you marry me? Iruhn naui maeum huhrakhaejullae?

[KYUHYUN] Pyuhngsaeng gyuhte isseulge (I do) Nuhl saranghaneun guhl (I do)
[YESUNG] Nungwa biga wado akkyuhjumyuhnsuh (I do)
Nuhreul jikyuhjulge (My love)

[DONGHAE] Hayan dressreul ibeun geudae tuxedoreul ibeun naui moseup
Balguhreumeul matchumyuh guhdneun woori juh dalnimgwa byuhre
I swear guhjitmal shiruh uishimshiruh
Saranghaneun naui gongju Stay with me

[SIWON] Wooriga naireul muhguhdo wooseumyuh saragago shipuh
[LEETEUK] Would you marry me? Naui modeun nareul hamgge haejullae?

[RYEOWOOK] Himdeulgo uhryuhwuhdo (I do) Neul naega isseulgge (I do)
[YESUNG] Woori hamggehaneun manheun nal dongan (I do) Maeil gamsahalge (My love)

[KYUHYUN] Orae juhnbutuh nuhreul wihae junbihan
Nae sone bitnaneun banjireul badajwuh
[YESUNG] Oneulgwa gateun maeumeuro jigeumui yaksok giuhkhalge
Would you marry me?

[SUNGMIN] Pyuhngsaeng gyuhte isseulge (I do) Nuhl saranghaneun guhl (I do)
Nungwa biga wado akkyuhjumyuhnsuh (I do) nuhreul jikyuhjulge (I do)

[ALL] Himdeulgo uhryuhwuhdo (I do) Neul naega isseulgge (I do)
Woori hamggehaneun manheun nal dongan (I do) Maeil gamsahalge (My love)

[EUNHYUK] Naega geudae ege deuril guhseun sarangbakke uhbjyo
Geujuh geuppuninguhl bojalguhtuhbjyo
Suhtulluhboigo manhi bujokhaedo naui sarang
Naui geudae jikyuhjulgeyo
Hangajiman yaksokhaejullae? Museunil issuhdo
Woori suhro saranghagiro geuppuniya

[RYEOWOOK] Nawa gyuhrhonhaejullae? I do

 

Lagu itu sukses membuat semua yang menyaksikan pertunjukan itu terpesona dan tak henti-hentinya mengucapkan kata kagum untuk sekelompok pemuda itu.

“Eun Kyo, Park Eun Kyo” ucapnya

Suaranya yang mampu membuatku menatapnya dalam. Mencari lagi kebohongan dari matanya yang juga sedang menatapku.

“Would you marry me?” tanya nya sambil tersenyum

Aku tidak bisa berkata kata lagi. Hanya dengan menunggingkan senyumku untuknya sambil menggerakkan kepalaku tertunduk beberapa kali. Kuharap dia mengerti jawabanku. Ya, dia tersenyum, senyum yang sangat aku rindukan darinya.

“Katakan I do.” sambung salah satu dongsaengnya itu, Eunhyuk.

“I do” jawabku malu.

Tepuk tangan dan sorakan menghiasi ruangan cafe ku ini. Dia berjalan kearahku sambil menyunggingkan senyumannya itu. Aku pun tak bisa menyembunyikan kebahagianku lagi, dia menarikku kedalam pelukannya yang langsung kubalas dengan kembali memeluknya. Pelukan pertama darinya yang kupastikan tempat terhagat yang pernah kutemui.

“Saranghae” bisiknya disela pelukan kami

“Nado saanghae Oppa” balasku mempererat pelukanku

END

Vikos say : kyaaaaaaaaaaa ini sebenarnya udah lama aku terima, tapi belum aku publish gara2 demam SS4, dan masih menggalau pengen nonton lagi… aku sukaaaaaaaaaaaaaaaa cuman kurang panjang ajah, hahahahaha, sayang makasih yah… sini aku cium-cium… muah muah…

58 responses »

  1. (>̯͡ ⌣ <̯͡), On….
    Sumpah, keren ini ffnya,
    Tapi kenapa pendek amattt?? (˘̩̩̩.˘̩̩̩ƪ)..
    Skueeell.. Aku minta skuell..
    Hehe.. Kyu jg mnt skuel.. =D *pelukkk kyu*

    Eonny, aku menantikan ffmuuuuu…
    Kenapa ga pernah publish lagi, tau Nga aku galau ga bisa nntn SS4..
    (˘̩̩̩.˘̩̩̩ƪ)

    Pokoknya aku ngambek kalo eonny dalam 2mgg ga publish FF..
    *ngambek critanya ini, tarik kyu masuk kamar..*

  2. Eonny…
    aku sukaaa bgt ini ffnya. Leeteuk bgt..
    Cuma kependekan.. (˘̩̩̩.˘̩̩̩ƪ)..
    Kapan leeteuk ngelamar kyk gitu ke aku yaa? *tarik” teukie* =P

    Eonnny, aku bener” kangen ffmu..
    Manaaaa?
    2mgg kedepan eonny publih 1 ff karya eonny donk..
    Kalo ga tar aku ngambekk.. Hehe
    Okay okay?
    Jangan bikin aku galau gara” ga bisa nntn ss4 ya eon! Hehe

    • Yeyeyey..
      UNNIE, YEOBO, HANI, BANI, SWITI, MELODIIII….
      Akhirnya komen aku masuuuuuukkkkkk…
      YUHUUUUUUUUUUU *Tepok2 butt kyuhyun*

      waw, sebenernya cerita ini keliru. Amat sangat keliru, yang nikah sama teuki itu aku. Inget, a-ku.
      Yang dilamar itu aku tau, jelas2 itu jadi hot topic di berbagai media *dtabok vika*

  3. Waaaaaah….kpn ya aku di lmr ky gt teuki so sweet banget, ceritanya keren I LiKE IT tp syng pndek banget,eonn aku kngen ff eonn,ayo d bkin scuelnya pknya hrs bkin(maksamodon)and cpetan my wifenya di publis eonn,yah,yah,yah,yah,,,,,

  4. huaaaa..
    seneng aku ngeliat komennya .
    eonnieeeee, gomawo mau publish FF aku ini, semoga gak bosen neriam karya aku..
    klo ada ide, boleh deh aku buat lanjutannya🙂

    gomawo juga buat pada reader disini, salam kenal semua🙂
    hizwani imnida ..

    ppoppo buat eonnie juga *muah muah muah*

  5. Yaaah,,komen ku kok ga ada y??

    Yawda deh tulis ulang…

    Omonaaa.. So sweeeet… Mauuu banget deh di lamar pake lagu ny suju marry u..
    Abang teuk,,kalo eunkyo shy shy cat *english kacau* begitu mending lamar aku aja,,tanpa ragu langsung aku jawab YES !! Hahaha.. #ditindih eunkyo
    tapi tapi tapi,,ini ceritanya pendek ah,,
    mau sekuel.. Soalny aku lebih seneng cerita sekuel apalagi klo yg nulis fika eoni,,gaya bahasany bikin enak di baca …

  6. Aaaaaaa onnie siapapun yg buat ini so sweet. Tp kenapa harus lagu itu sih?
    Ga suka sama model ceweknya. Huhuhu
    #ngasal banget.
    Keren deh

  7. Kerrreeenn, tpi krng pnjang.. Hehe..:-P
    onnie kmna aja, bru tw klo oppa itu tampan? Udh dr lahir tw onn.. Kkk~
    onnie hebat, msh bsa diri stlh d lamar sma oppa dgn cra kyk gtu, klo aq mah udh pingsan itu.. D’nyanyiin marry u scra lgsung sma suju, siapa coba yg ga pingsan..
    Onnieee, mian bru muncul, kmrn” krjaan q byk bgt jd ga smpet ol.. Hehe..
    Onnie galau krna mw nntn SS4 lg, aq galau krna ga bsa nntn onn.. Hiks..:-(

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s