Right and Wrong

Standar

Aku memang bukan seorang yang jujur

Aku mungkin adalah seorang yang pengecut dimata kalian

Terkadang apa yang ada dihati bertentangan dengan yang keluar dimulutku

Aku tidak membenarkan semua sikapku

Tidak juga ingin membuat kalian membenarkan tindakanku

Inilah aku

Aku adalah orang yang tidak bisa mengatakan hal yang benar

Bukan berarti hanya sebuah kebohongan yang lahir dari mulutku

Aku mungkin terlihat jijik bagi sebagian orang

‘Berkatalah jujur meski itu menyakitkan’

Tapi jika seandainya aku berbohong demi menjaga perasaan orang lain

Apakah aku salah jika aku berbohong?

Aku tidak ingin kalian menganggapku benar

Tapi disaat semua kebenaran akhirnya menghancurkan

Aku lebih memilih diam

Sekali lagi aku tidak ingin membuat kalian membenarkan sikapku

Hanya saja aku tidak terbiasa dengan lugas mengatakan bahwa itu salah

Terkadang aku juga ragu apakah yang aku lakukan adalah sebuah kebenaran

Jadi aku lebih memilih membisu dan tersenyum daripada salah bicara

Aku adalah orang yang terbiasa menyembunyikan perasaan dibalik sebuah senyuman

Saat seseorang menyakitiku aku tetap tersenyum

Sebisa mungkin tidak membuat orang terluka

Meski akhirnya tidak bisa dipungkiri jika aku memang menyakitinya

Menyakitinya dengan sebuah ketidakjujuran

Aku munafik?

Sebagian orang menyebutnya begitu

Tapi sekali lagi aku katakan aku hanya menjaga perasaan orang lain

Aku adalah orang yang akan tetap diam saat seseorang mengusik hidupku

Akan tetap beranggapan itu hanyalah intermezzo dari hidupku

Susah senang tangis tawa

Tapi saat aku melihat seseorang yang aku sayangi terluka

Aku akan sangat terluka melebihi diriku sendiri

Aku berlebihan?

Mungkin bagi sebagian orang lain iya

Tapi bagiku sebuah tamparan keras jika melihat seseorang yang kusayang tersakiti

Aku sok malaikat?

Bukan, aku tidak sebanding dengan itu

Bukankah hidup dengan cinta dan saling menjaga perasaan itu lebih indah

Daripada hidup jujur tapi saling mengumpat

Terserah lah…

Aku hanya bisa berkata dan lagi-lagi berkata

“Aku dengan opiniku dan kau dengan dengan opinimu”

Aku tidak ingin membuat orang mengatakan aku benar

Tapi aku terkadang juga tidak ingin disalahkan

2 responses »

  1. oia annyeong new reader/plakk *ditabok vika onnie
    wawawwaww xD
    tulisannya membuka pikiranku akakaka
    soalnya aku berbanding terbalik sama onnie
    emg sih aku setuju bgt sama onnie..
    tp aku pling susah boong ==” aku sll omongin apa adanya..
    akakakak xD tp aku bs jaga rahasia kok klo di suruh wkwkw
    great opinion onnie LOL~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s